Reporter : Enjang
Editor : A.Mulyana

KAB.SUBANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif terhadap persoalan di tengah-tengah masyarakat, Kepala Desa memiliki peran yang strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah. Pelayanan publik yang berkualitas menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Berangkat dari semangat tersebut, Kepala Desa (Kades) Wantilan Kecamatan Cipeundeuy, H. Komarudin S.Pd M.I.P, terjun ke lapangan langsung untuk menampung keluh-kesah warganya.

Sebagai Kepala Desa, H. Komarudin S.Pd M.I.P, tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga terjun langsung ke lapangan. Ia mendengarkan keluhan warga, membantu menyelesaikan persoalan, serta memastikan setiap pelayanan di desa berjalan transparan dan mudah diakses. Sikap rendah hati dan keterbukaannya menjadikan beliau sosok yang dekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

Menurutnya. Kita sebagai pemimpin dari masyarakat kita sudah seharusnya mendengar apa yang menjadi harapan dan keluh-kesah mereka sehingga seorang pemimpin bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan mereka,”ucap H Komarudin,.S.Pd.M.I.P, Rabu (05/08/26).

Lanjut H Komarudin, dengan cara itu, kita bisa mengetahui, keluh kesah dari warga masyarakat desa kami secara langsung, apa yang di sampaikan warga terkait usulan program apa saja yang mana nantinya di bawa di rapat musyawarah Desa,”ujarnya.

H.Komarudin juga mengatakan, kepemimpinan bukan hanya soal memimpin dari belakang meja, melainkan tentang mendekatkan diri dengan warga dan menjadi bagian dari kehidupan mereka. Ia merasa bahwa pendekatan langsung dan komunikasi yang personal adalah hal yang paling penting dalam membangun hubungan yang saling percaya antara  pemerintah desa dan warganya.

Bagi H.Komarudin, kehadiran langsung seorang pemimpin di tengah-tengah masyarakat sangat penting untuk membangun kepercayaan dan keterbukaan. Ia sadar bahwa masih ada sebagian warga yang merasa enggan datang ke kantor desa untuk menyampaikan aspirasi atau masalah mereka. Oleh karena itu, ia memilih untuk menjemput aspirasi secara langsung, tanpa harus menunggu kedatangan warga di kantor desa.”Katanya.

“Saya ingin memastikan warga merasa bahwa kepala desanya benar-benar hadir untuk mereka. Tidak ada jarak, tidak ada batasan. Bahkan masalah sekecil apapun, saya ingin mereka langsung menyampaikannya ketika saya berkunjung,” tambahnya.

Dengan cara ini, H.Komarudin berharap dapat membuka ruang komunikasi yang lebih efektif dan langsung antara pemerintah desa dengan masyarakat. Ia percaya bahwa ini adalah cara yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di desa, baik yang bersifat administratif maupun yang lebih bersifat sosial,”pungkasnya.