Reporter : Nur Azizah

JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Masalah kecanduan game online di kalangan remaja kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan dan butuh perhatian serius dari semua pihak.Hal tersebut ditegaskan oleh Tokoh Masyarakat, Mukhlis Syamaun, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di SMKN 65, Rabu (15/7/2026).

Hadir atas undangan langsung dari Kepala Sekolah SMKN 65 Aty Triastuti S.Pd, Mukhlis Syamaun secara gamblang memaparkan dampak negatif ketergantungan gadget dan game di depan ratusan taruna-taruni baru.

Dalam pemaparannya, Mukhlis Syamaun menekankan bahwa game online tidak lagi sekadar hiburan, melainkan sudah menjadi ancaman nyata jika dikonsumsi berlebihan.

Ada tiga dampak negatif utama yang ia soroti: Penurunan Prestasi Akademik: Waktu belajar habis untuk bermain game, memicu rasa malas, dan membuat konsentrasi di kelas menurun drastis. Gangguan Kesehatan Fisik dan Mental: Kurang tidur memicu stress, merusak fungsi mata, hingga menyebabkan ketidakstabilan emosi seperti mudah marah. Isolasi Sosial: Anak-anak cenderung menarik diri dari lingkungan keluarga dan teman sejawat di dunia nyata.

“Kalian adalah generasi emas yang baru memasuki jenjang SMK. Jangan sampai masa depan dan keahlian produktif kalian hancur hanya karena terjebak dalam kecanduan digital,” ujar Mukhlis memotivasi para siswa.

Aty Triastuti S.Pd selaku Kepala Sekolah SMKN 65 mengapresiasi tinggi kehadiran dan materi yang dibawakan oleh Mukhlis Syamaun. Pihak sekolah berharap, peringatan dini ini dapat membangun kesadaran para siswa baru sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.

Langkah edukasi ini dinilai sangat tepat sasaran demi membentuk karakter siswa SMK yang disiplin, kompeten, dan siap kerja tanpa hambatan mental akibat kecanduan game.

Suasana MPLS hari rabu ini berlangsung sangat interaktif. Tidak hanya mendengarkan paparan, para siswa baru juga diajak berdialog aktif mengenai kebiasaan mereka menggunakan gawai sehari-hari.

Kemeriahan acara memuncak di akhir sesi. Pihak sekolah bersama pemateri membagikan berbagai doorprize menarik bagi siswa yang aktif bertanya dan berhasil menjawab tantangan kuis seputar materi yang diberikan. Senyum sumringah pun terpancar dari wajah para siswa baru yang membawa pulang hadiah.

Melalui kegiatan ini, SMKN 65 berkomitmen untuk terus mengawal tumbuh kembang anak didik agar bijak memanfaatkan teknologi demi mengukir prestasi, bukan prestasi yang terkikis oleh kompetisi fiktif di dunia maya.”Pungkasnya.