Reporter: Dede Irwan
🇨🇮🇦🇲🇮🇸|FOKUSPRIANGAN.ID –
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Program MBG bertujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Oleh sebab itu, program tersebut harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh kelompok penerima manfaat.
Di samping itu, program ini juga harus membawa dampak positif bagi masyarakat secara umum.
Hal tersebut disampaikan tokoh masyarakat Kecamatan Baregbeg, Ade Iwan saat audiensi dengan Camat Baregbeg, di Kantor Camat Baregbeg pada Kamis, 9 Juli 2026.
Dikatakan Ade, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.
“Saya sangat mendukung program MBG. Saya juga sangat berharap masyarakat sekitar dapur SPPG bisa ikut merasakan manfaat atas kehadiran SPPG,” kata Ade Iwan.
Ia meminta agar SPPG merangkul UMKM setempat terutama dalam pasokan bahan baku MBG. Sehingga dapat membatu meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kalau butuh bahan baku, dan di masyarakat sekitar SPPG bisa menyediakan, nggak perlu membeli bahan baku dari luar daerah. Ini tentu akan sangat membantu ekonomi warga,” ucapnya.
“Jadi, saya harap Pak Camat bersama para kepala desa ada kepedulian terhadap SPPG supaya memberdayakan pengusaha UMKM di wilayah Kecamatan Baregbeg,” sambung dia.
Ia juga meminta pihak Kecamatan melakukan pengawasan terhadap Kepala SPPG agar menjalankan tugas sesuai tugas dan fungsinya.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Camat Baregbeg Eka Yudha Katresna menyampaikan rasa terima kasihnya.
Menurutnya, aspirasi masyarakat sangat membantu pemerintah kecamatan untuk mengetahui kondisi terkini dari pelaksanaan program MBG.
Eka juga mendukung usulan dari masyarakat agar SPPG memberdayakan UMKM lokal terutama dalam pemenuhan bahan baku.
Ke depan, lanjut Eka, bahan baku untuk program MBG kemungkinan akan dipasok melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Kemungkinan, nanti kalau sudah launching, segala kebutuhan SPPG itu harus ngambil dari Koperasi Desa Merah Putih, kemungkinan akan seperti itu. Jadi ini tinggal nunggu waktu saja,” kata EKa.
Nantinya, lanjut dia, Kopdes Merah Putih akan menjadi pusat ekonomi masyarakat termasuk menampung hasil pertanian masyarakat serta menjadi suplier bagi SPPG.
Lebih lanjut Camat Baregbeg akan mengumpulkan Kepala SPPG dan Ahli Gizi se-Kecamatan Baregbeg untuk membahas lebih lanjut terkait aspirasi masyarakat termasuk penanganan masalah stunting.
Ia juga berjanji akan melakukan pengawasan terhadap dapur SPPG yang ada di Kecamatan Baregbeg termasuk dalam hal pengelolaan limbah dari dapur MBG.
“Saya akan memberikan arahan-arahan kepada SPPG, termasuk masalah limbahnya juga,” Pungkasnya.