Reporter : Damy
SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Kecamatan Pamulihan berhasil keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Kepastian tersebut diumumkan pada acara penutupan MTQ yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Kamis (9/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila secara langsung menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada para juara dari berbagai cabang lomba yang dipertandingkan selama pelaksanaan MTQ.
Kecamatan Pamulihan meraih predikat Juara Umum dengan perolehan nilai 35 sekaligus menjadi kecamatan dengan raihan juara terbanyak. Posisi kedua ditempati Kecamatan Sumedang Selatan dengan nilai 26, sedangkan Kecamatan Tanjungsari berada di peringkat ketiga dengan nilai 22.
Adapun kecamatan lainnya yang turut mencatatkan prestasi yakni Jatinangor dengan 12 poin, Jatigede 9 poin, Tanjungmedar 8 poin, Ujungjaya 8 poin, Tanjungkerta 7 poin, Situraja 6 poin, Buahdua 6 poin, Cimalaka 5 poin, Paseh 5 poin, Jatinunggal 5 poin, Cimanggung 4 poin, Tomo 2 poin, serta Conggeang dan Rancakalong yang masing-masing memperoleh 1 poin.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-49 yang berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Sumedang.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ tahun ini telah berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Para qari dan qariah, hafiz dan hafizah telah menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga terpilih putra-putri terbaik Kabupaten Sumedang yang insyaallah akan mewakili daerah pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujar Fajar.
Ia berpesan kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, capaian yang diraih merupakan hasil dari ketekunan, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam mempelajari serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat provinsi,” tuturnya.
Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, kafilah, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-49. Penghargaan khusus diberikan kepada Kecamatan Pamulihan selaku tuan rumah yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan dengan meriah, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga seluruh perlombaan dapat terlaksana dengan baik. Semoga kita dapat kembali bertemu pada MTQ tahun 2027 dengan semangat yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Pada malam penutupan tersebut juga diumumkan hasil penilaian Pawai Ta’aruf. Kecamatan Pamulihan kembali mencatatkan prestasi dengan meraih Juara Umum I, disusul Kecamatan Rancakalong sebagai Juara Umum II dan Kecamatan Buahdua sebagai Juara Umum III. Sementara itu, Kecamatan Wado berhasil meraih predikat Juara Favorit.
Penutupan MTQ ke-49 menjadi penanda berakhirnya rangkaian syiar Islam yang telah berlangsung meriah di Kecamatan Pamulihan, sekaligus menjadi momentum untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sumedang.