Reporter : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang mendapatkan pelatihan manajerial usaha yang diselenggarakan oleh Coca-Cola Europacific Partners Indonesia di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku UMKM agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional, berkembang, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya sebatas menambah pengetahuan, tetapi harus menjadi momentum perubahan bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang dan naik kelas.
“Makna yang bisa kita ambil dari kegiatan ini adalah bagaimana kita meningkatkan kompetensi dan pengetahuan. Yang paling penting, setelah pelatihan harus ada tekad untuk berubah dengan menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh,” ujar Dony.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat manajemen usaha, memperluas strategi pemasaran, serta meningkatkan keuntungan agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin dinamis.

Dony menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan berbagai program dan fasilitas untuk membantu UMKM mengatasi berbagai tantangan usaha. Untuk akses permodalan, Pemkab Sumedang menyediakan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga ringan sebesar tiga persen per tahun.

Selain itu, peningkatan kualitas produk dan keterampilan pelaku usaha didukung melalui Balai Latihan Kerja (BLK), sementara perluasan pemasaran difasilitasi melalui UMKM Center yang menjadi wadah promosi dan pengembangan produk lokal.

“Kalau masalahnya modal, ada Kurda dengan bunga hanya tiga persen per tahun. Kalau kualitas produk, kita punya BLK. Pelatihan manajerial difasilitasi melalui kegiatan seperti ini, sementara pemasaran didukung melalui UMKM Center,” jelasnya.

Bupati Dony juga menyampaikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya. Ia berharap semangat belajar dan berinovasi dapat terus tumbuh sehingga UMKM Sumedang mampu menjadi penggerak utama perekonomian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Dony turut mengucapkan terima kasih kepada Coca-Cola Europacific Partners Indonesia atas kontribusi dan kolaborasinya dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Sumedang.

“Terima kasih kepada Coca-Cola Europacific Partners Indonesia yang telah berkolaborasi membina UMKM sehingga semakin banyak pelaku usaha yang mampu naik kelas dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” katanya.

Sementara itu, Regional Public Affairs Manager Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, Nurlida Fatmikasari, mengatakan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu terus diperkuat melalui berbagai program pembinaan dan peningkatan kapasitas.

Menurutnya, pelatihan manajerial usaha menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu pelaku UMKM menghasilkan produk yang berkualitas, unggul, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar.

“Kami berharap pelaku UMKM mampu menghasilkan produk yang berkualitas, unggul, dan memiliki daya saing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus memperkuat koordinasi Forum UMKM di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan ekosistem UMKM di Kabupaten Sumedang semakin kuat, produktif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.