KAB.SUBANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Subang pada 6 Desember 2026, perhatian masyarakat mulai tertuju pada rekam jejak dan kinerja para calon kepala desa, termasuk di Desa Cikujang, Kecamatan Serangpanjang.
Setelah panitia menetapkan tiga calon yang akan berkontestasi dalam perebutan kursi kepala desa, aspirasi masyarakat pun mulai bermunculan. Sejumlah warga menyampaikan pandangan mereka mengenai kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa kemajuan bagi desa.
Salah satunya disampaikan Yadi, warga Desa Cikujang. Ia menilai, kepemimpinan Rodiah, S.P., masih mendapat perhatian dari sebagian masyarakat yang menginginkan keberlanjutan sejumlah program yang telah berjalan.
Menurut Yadi, salah satu hal yang menjadi pertimbangan warga adalah pelayanan publik yang dinilainya mudah diakses, cepat, dan tidak dipungut biaya.
Selain pelayanan, pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok desa juga menjadi aspek yang disoroti.
Ia berharap berbagai program pembangunan yang telah berjalan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.
“Bagi kami, program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat menjadi hal penting. Pelayanan yang mudah dan cepat serta pembangunan yang merata tentu sangat dirasakan manfaatnya,” ujar Yadi.
Ia juga menilai keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal menjadi bagian penting dalam mendorong pergerakan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Yati, warga RW 02 Desa Cikujang, menyoroti sisi kedekatan sosial Rodiah dengan masyarakat.
Menurutnya, sikap ramah, keterbukaan, dan kesediaan mendengarkan keluhan warga merupakan hal yang dinilai penting dari seorang pemimpin desa.
“Menurut saya, pemimpin harus dekat dengan masyarakat dan mau mendengarkan keluhan warga. Ketika ada persoalan, masyarakat berharap ada solusi yang bisa membantu mereka,” ungkap Yati.
Ia pun menyampaikan bahwa dirinya bersama keluarga telah memiliki pilihan dalam Pilkades mendatang dan berencana menggunakan hak pilihnya pada 6 Desember 2026.
Meski demikian, kontestasi Pilkades Cikujang masih akan diikuti tiga calon yang telah ditetapkan panitia. Masing-masing calon memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja kepada masyarakat.
Pada akhirnya, masyarakat diharapkan dapat menentukan pilihan secara bijak dengan mempertimbangkan rekam jejak, kemampuan, integritas, dan program yang ditawarkan setiap calon.
Pilkades bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan juga momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan Desa Cikujang ke depan agar semakin maju, sejahtera, dan mampu memenuhi kebutuhan warganya.