KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadapi penilaian kelurahan terbaik tingkat nasional tahun 2026.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bahkan menyampaikan keyakinannya bahwa Sindangrasa memiliki peluang besar untuk meraih posisi terbaik dalam kompetisi tersebut.
Optimisme itu disampaikan Erwan usai menyaksikan langsung pemaparan mengenai berbagai program dan potensi yang dimiliki Kelurahan Sindangrasa dalam tahapan penilaian tingkat nasional.
Menurutnya, berbagai inovasi dan kekuatan masyarakat yang ditampilkan menjadi modal penting bagi Sindangrasa untuk bersaing dengan kelurahan lain dari seluruh Indonesia.
“Saya yakin, insya Allah Kelurahan Sindangrasa Kabupaten Ciamis ini bisa menjadi juara pertama tingkat nasional,” kata Erwan.
Ia menjelaskan, perjalanan Sindangrasa hingga masuk ke tingkat nasional sebelumnya telah melalui proses penilaian di tingkat Jawa Barat.
Keberhasilan tersebut sekaligus membuat Sindangrasa dipercaya mewakili Jawa Barat dalam ajang tingkat nasional.
Pemprov Jawa Barat, lanjut Erwan, juga terus memberikan perhatian terhadap pengembangan wilayah tersebut. Salah satu bentuk dukungan diberikan melalui dana stimulan sekitar Rp9 miliar yang diarahkan untuk menunjang berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mendukung sekali. Kami juga sudah memberikan stimulasi Rp9 miliar untuk Kelurahan Sindangrasa ini. Saya berharap stimulasi tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain dukungan pemerintah, Erwan menilai kekuatan Sindangrasa justru sangat terlihat dari partisipasi masyarakat. Budaya gotong royong dan kepedulian sosial warga dinilai masih menjadi salah satu keunggulan yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.
Ia mencontohkan gerakan penggalangan dana secara swadaya pada 2025. Masyarakat secara sukarela mengumpulkan bantuan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga hingga terkumpul sekitar Rp283 juta.
Sementara itu, Lurah Sindangrasa Derry Yusman menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemprov Jawa Barat.
Derry menjelaskan, bantuan stimulan senilai Rp9 miliar tersebut disalurkan melalui mekanisme kas daerah. Hal itu berbeda dengan mekanisme pengelolaan anggaran di tingkat desa.
“Support dari provinsi memang sangat luar biasa. Tadi disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, bantuan stimulan Rp9 miliar. Ini perlu diketahui juga oleh rekan-rekan media bahwa bantuan stimulan tersebut masuk ke kas daerah, berbeda dengan desa yang masuk ke kas desa,” jelas Derry.
Menurut Derry, kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat dalam tahapan penilaian tingkat nasional juga menjadi dorongan moral bagi masyarakat Sindangrasa. Dukungan serupa turut diberikan Bupati Ciamis, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Ia menyebutkan, penilaian kelurahan terbaik tidak hanya melihat satu aspek. Berbagai bidang menjadi bagian dari penilaian, mulai dari pelayanan dasar dan pelayanan umum, kesehatan, pendidikan, aktivitas masyarakat, lingkungan hidup hingga aspek sosial.
Derry menegaskan, kekuatan utama Sindangrasa bukan hanya pada anggaran atau kecanggihan teknologi. Menurutnya, keterlibatan warga dalam setiap program menjadi modal terbesar yang dimiliki kelurahan tersebut.
“Kalau kota-kota besar mereka mengandalkan anggaran yang besar dan menggunakan alat-alat yang canggih. Tapi kita tidak. Kita punya masyarakat. Apa pun programnya, mau kebersihan, ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, dengan masyarakat pasti kita bisa,” tuturnya.
Derry mengungkapkan, membangun kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu langkah yang ia lakukan sejak awal menjalankan tugas sebagai Lurah Sindangrasa.
Ia terlebih dahulu berupaya membangun komunikasi dan kepercayaan dengan warga agar setiap program kelurahan dapat dijalankan secara bersama-sama.
“Saya memperkenalkan diri kepada masyarakat bahwa saya di sini menumpang hidup, bukan sebagai lurah. Karena mereka tidak memilih saya sebagai lurah, saya dipilih langsung oleh bupati. Ketika kesan pertama baik dengan masyarakat, tentunya masyarakat akan ada rasa empati kepada saya dan mereka mau membantu program-program Kelurahan Sindangrasa,” ungkapnya.
Dengan mengandalkan kekuatan gotong royong, partisipasi warga, pelayanan publik serta dukungan pemerintah daerah, Kelurahan Sindangrasa kini bertekad memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama Jawa Barat dalam penilaian kelurahan terbaik tingkat nasional 2026.
Sumber Berita:…..