JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi anak usia bawah lima tahun (balita) terus diperkuat di tingkat masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan Posyandu Balita Perkutut CBS RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, yang berlangsung pada Senin (5/10/2026).

Kegiatan posyandu tersebut tidak hanya diisi dengan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan balita, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan pelayanan serta administrasi kader berjalan secara tertib dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan turut dipantau langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) bersama Wakil Ketua TP PKK Cipinang Besar Selatan, Sri Nurhayati. Kehadiran mereka sekaligus memberikan motivasi kepada para kader yang sejak pagi melayani masyarakat.

Dalam monitoring tersebut, sejumlah aspek pelayanan menjadi perhatian, mulai dari proses penimbangan dan pengukuran balita, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga kelengkapan administrasi posyandu.

Tim Penggerak PKK juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah meja pelayanan. Pokja 2 meninjau kegiatan UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi keluarga, sementara Pokja 1 memonitor meja PIK Keluarga sebagai sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat terkait kehidupan serta pembinaan keluarga.

Wakil Ketua TP PKK Cipinang Besar Selatan, Sri Nurhayati, dalam kesempatan tersebut memberikan arahan kepada para kader agar pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan secara maksimal.

Menurutnya, ketelitian dalam melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita sangat penting. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam memantau pertumbuhan anak sekaligus mendeteksi lebih awal adanya risiko gangguan tumbuh kembang.

Selain pemeriksaan kesehatan, kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) juga menjadi perhatian. Makanan yang diberikan diharapkan memenuhi unsur gizi seimbang sehingga dapat mendukung kebutuhan tumbuh kembang anak.

Sri Nurhayati juga mengecek kelengkapan buku administrasi Posyandu Balita. Tertib administrasi dinilai penting karena data yang tercatat menjadi bagian dari proses pemantauan kondisi kesehatan dan perkembangan balita di wilayah tersebut.

“Para kader posyandu merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan generasi penerus. Karena itu, penimbangan dan pengukuran harus dilakukan dengan teliti, PMT harus diperhatikan kandungan gizinya, dan administrasi juga harus tertib agar perkembangan anak dapat dipantau dengan baik,” ujar Sri Nurhayati.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader yang secara konsisten menjalankan pelayanan posyandu di tengah masyarakat.

Kegiatan Posyandu Balita Perkutut CBS RW 01 berlangsung tertib dan lancar. Monitoring secara langsung tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah, TP PKK, kader posyandu dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat lingkungan.