KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Secara hirarki, SPPG berada di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).
SPPG bertugas untuk menyiapkan sekaligus menyalurkan makanan kepada penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, SPPG harus mengacu pada standar operasional prosedur yang ditetapkan oleh BGN.
Termasuk juga dalam operasional manajemen serta dapur harus memenuhi standar. Namun dalam praktiknya tidak sedikit dapur MBG yang belum memenuhi standar tersebut.
Bahkan, ribuan SPPG disuspend oleh BGN akibat tidak memenuhi standar yang telah ditentukan.
Tapi, tidak sedikit juga SPPG yang sudah mematuhi SOP serta memberikan pelayanan yang baik kepada kelompok penerima manfaat.
Salah satu dapur yang sudah memenuhi standar adalah SPPG Mangkubumi, Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Berada di bawah Yayasan Layung Sari Al Habban, dapur MBG ini selalu menjaga kualitas makanan.
Saat di temui media fokuspriangan.id Pada Jum’at (7/8/2026). Ahli Gizi SPPG Mangkubumi, Tri Artika mengatakan, pemilihan bahan baku yang baik menjadi kunci utama tersajinya makanan berkualitas.
“Kami memilih bahan baku terbaik agar makanan yang kami hasilkan tidak hanya enak tetapi kandungan gizinya juga terjaga,” kata Tri Artika.
Meski selektif dalam memilih bahan baku, Tri mengatakan pihaknya mengutamakan bahan yang tersedia di sekitar SPPG.
Hal itu sebagai upaya untuk memberdayakan UMKM setempat sehingga kehadiran SPPG bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat.
“Kami akan mengutamakan mengambil bahan baku yang ada di sekitar dapur dulu. Kalau tidak ada di sini, baru akan membeli dari luar,” Pungkasnya.