Reporter : Nur Azizah

JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Cipinang Besar Selatan (CBS) menggelar pengajian bulanan yang bertempat di aula kelurahan hari ini, Kamis (18/6/2026).

Momentum ini sekaligus menjadi ajang perkenalan resmi Sekretaris Kelurahan (Sekkel) yang baru, Bpk Sudarto, SE, kepada ratusan kader dan tokoh masyarakat perempuan se-CBS. Acara ini dihadiri langsung oleh para Ketua Kelompok PKK, kader Dasawisma, kader Jumantik, serta para ketua Majelis Taklim se-Kelurahan Cipinang Besar Selatan.

Hadir mewakili Lurah CBS yang sedang menghadiri agenda dinas di Walikota Jakarta Timur, Sekkel CBS yang baru, Sudarto, SE, secara resmi memperkenalkan diri di hadapan jemaah.

Dalam sambutannya, ia membagikan rekam jejak dedikasinya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ia tercatat pernah mengabdi sebagai Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan di Kelurahan Kampung Rambutan selama 11 tahun, serta di Kelurahan Lubang Buaya selama 6 bulan.

“Tepat pada 20 Mei lalu, saya mendapatkan amanah baru dari Bapak Gubernur untuk bertugas di Kelurahan Cipinang Besar Selatan ini. Saya berharap kita bisa bersinergi dengan baik untuk memajukan wilayah CBS,” ujarnya.

Sekkel CBS menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya para ibu, dalam menuntut ilmu. Ia mengingatkan bahwa ibu adalah madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak-anaknya. Kelanjutan generasi yang berakhlak mulia sangat bergantung pada ilmu dan didikan seorang ibu di rumah.

Selain pendidikan keluarga, Sekkel juga mengajak seluruh kader PKK, Dasawisma, dan Jumantik untuk menjadi pelopor pelestarian lingkungan melalui gerakan pilah sampah dari rumah.

“Kader PKK adalah penggerak utama di masyarakat. Jika para ibu aktif memilah sampah organik dan anorganik dari dapur sendiri, kita bisa menekan volume sampah secara drastis sekaligus menjaga lingkungan CBS tetap sehat dan bersih,” tambah Sekkel.

Acara inti pengajian diisi oleh ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Bahaudin Sofyan. Dalam tausiahnya, Ustadz Bahaudin mengingatkan jemaah mengenai pentingnya menjaga ibadah shalat lima waktu sebagai tiang agama dan benteng utama dari perbuatan keji maupun mungkar.

Memasuki momen penting di kalender Islam, ia juga mengupas mendalam tentang makna bulan Muharram dan esensi dari hijrah.

“Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik atau pergantian tahun hijriah, melainkan momentum transformasi spiritual. Kita harus berhijrah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat tali silaturahmi antar warga,” pesan Ustadz Bahaudin di hadapan jamaah yang hadir dengan penuh antusias.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan wilayah Cipinang Besar Selatan serta kelancaran tugas bagi para aparatur kelurahan yang baru.