Reporter : Aep Saepudin
KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Bertempat di Gedung Pendopo Garut, Senin, (13/04/26) dilaksanakan acara kegiatan Halal Bihalal Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Mukerda dan Pelantikan Komisi-Komisi MUI Kabupaten Garut Periode 2025 – 2030.
Dalam acara tersebut hadir Ketum MUI Provinsi Jawa Barat Dr. H. Aan Abdullah Zein, Drs. H. Zamzam Erawan, Sekum MUI JABAR, Bupati Garut Ir. H. Abdusy Syukur Amin, Kandepag Garut, Forkopimda dan tamu undangan dari Ormas IsIam.
H. Deden selaku Panitia Pelaksana dalam laporannya mengatakan, “Kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Komisi, Halal Bihalal Silaturahmi Idul Fitri 1447 H dan Musyawarah Kerja MUI Kabupaten Garut dengan mengambil thema, “MUI Bergerak untuk Garut Hebat”, ujarnya.
Selanjutnya H. Deden berharap agar thema Garut Hebat tersebut benar-benar bisa di realisasikan, Garut harus Hebat agamanya, kemajuannya, prestasinya, pendidikannya, ekonominya, pariwisatanya, infrastrukturnya dan sebagainya,” tuturnya
Sedangkan tujuannya adalah ingin menguatkan sebuah ghiroh untuk melaksanakan tugasnya sebagai anggota MUI, sehingga tercipta ukhuwah islamiyah antara para ulama, umaro dan tokoh masyarakat sehingga terwujud Garut Hebat,” ungkapnya
Di akhir laporannya Ketua Panitia MUKERDA dan Pelantikan Komisi – Komisi MUI Garut Mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Garut, khususon Bupati Garut yang telah membantu mensukseskan acara ini, semoga kedepan MUI Kabupaten Garut bisa menjadi organisasi yang profesional, maju dan hebat,” Pungkasnya.
Sementara itu HM. Yusuf Safari, S.Pd, M.M.Pd selaku Sekum MUI Kabupaten Garut membacakan SK Kepengurusan Komisi – Komisi MUI Kabupaten Garut Periode 2025 – 2030 yang terdiri dari Komisi Fatwa, Komisi Ukhuwah Islamiyah, Komisi Dakwah & Pengembangan Masyarakat, Komisi Pendidikan & Kaderisasi, Komisi Pengkajian & Penelitian, Komisi Hukum & Perundang-undangan, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Komisi Perempuan, Remaja & Keluarga, Komisi Informasi & Komunikasi, Komisi Hubungan Beragama, Komisi Pembinaan Seni Budaya Islami, Komisi Organisasi, Komisi Lingkungan Hidup & Penanggulangan Bencana Alam.
KH. Amien Muchyidin Maolani selaku Ketum MUI Garut dalam sambutannya mengatakan, “Dengan Pelantikan Personil 13 Komisi tersebut, Kami Mengharapkan kepada pengurus BPH dan para Komisi MUI Kabupaten Garut untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam Khadimul Ummah dalam menjaga Ummat jangan sampai terjadi pecah belah dan hal-hal yang tidak di inginkan, mari kita menjaga toleransi beragama, meluruskan dan mengedukasi umat yang baik dan berakhlaqul karimah tidak merasa benar dan pintar sendiri.” cetusnya.
“Intinya kita harus menjaga keutuhan NKRI, Dimana kepemimpinan di MUI adalah kolektif kolegial, bersama bekerja dan sama-sama bekerjasama untuk melaksanakan program MUI dengan sebaik-baiknya, MUI Garut harus berkontribusi untuk mewujudkan Garut Hebat, Tata Tentrem Kerta Rahadja Menuju Ridho Allah SWT.” Pungkasnya
Bupati Garut H. Abdusy Syakur Amin dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Komisi-Komisi MUI Kabupaten Garut Periode 2025 – 2030, semoga dengan hadir Bpk/Ibu semua bisa mendukung untuk mewujudkan dan merealisasikan program Garut Hebat, baik dalam peningkatan mutu pendidikan, kesehatan dan ketahanan pangan dengan cara memberdayakan para petani untuk bisa menanam berbagai program pertanian dimana hasilnya nanti bisa menopang terhadap kelancaran program MBG di Kabupaten Garut,” ucapnya
Lanjut Bupati Garut mengutarakan ada sesuatu yang perlu menjadi perhatian adalah kurangnya sekolah untuk tingkat SLTP, Silahkan bagi Bpk/ibu, yang berencana membuka penyelenggaraan pendidikan untuk SLTP bisa mengajukan dan tentunya harus memenuhi persyaratan dan jangan bertumpuk di suatu tempat/kecamatan,” paparnya.
Dr. H. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I selaku Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat dalam amanatnya mengatakan, “Mari kita untuk saling memaafkan dan menghalalkan dengan acara kegiatan ini sesuai dengan judulnya Halal Bihalal Silaturahmi Idul Fitri 1447 H.” ucapnya
“Dina organisasi kudu bersatu dan ngahiji urang silih bebaskan dimana kita semua telah selesai melaksanakan puasa dan Idul Fitri, hidup kita sudah banyak Heng nya, caranya dengan kembali kepada aturan Allah SWT, Bergerak bersama dalam kesatuan Republik Indonesia,” Ujarnya