Reporter : Nur Azizah

BANDUNG | FOKUSPRIANGAN.ID – Memasuki pekan ketiga Ramadhan 1447 H, dampak positif dari kolaborasi sosial Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus dirasakan masyarakat. Melalui partisipasi aktif dalam agenda Buka Puasa On The Street (BUBOS) 10 yang digelar di Balai Kota Bandung beberapa waktu lalu, BPKH membuktikan bahwa pengelolaan dana umat hadir dalam bentuk manfaat nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Dalam aksi sosial tersebut, BPKH tidak hanya sekadar menyalurkan 1.000 paket berbuka puasa, tetapi juga memperkuat aspek ibadah masyarakat melalui Program Tebar Berkah Surau 2026. Bekerja sama dengan Yayasan Pelita Nurul Hikmah, sebanyak 1.000 paket alat salat berupa sarung dan mukena dibagikan untuk mendukung kekhusyukan ibadah di masjid-masjid dan surau setempat.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Dr. Fadlul Imansyah, S.E., M.M., menegaskan bahwa momentum Ramadhan ini menjadi ajang pembuktian transparansi dan kemaslahatan dana haji. “Penyaluran bantuan ini adalah wujud nyata bahwa dana umat dikelola secara amanah dan profesional untuk memberikan dampak langsung. Kami ingin nilai manfaat dana haji tidak hanya dirasakan saat penyelenggaraan haji, tapi juga melalui pemberdayaan sosial yang berkelanjutan,” ujar Fadlul.

Hadirnya tokoh masyarakat sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Atalia Praratya, S.I.P., M.I.Kom., dalam agenda tersebut semakin memperkuat sinergi antara lembaga pengelola keuangan dan perwakilan rakyat dalam mengawal program sosial. Selain alat ibadah dan makanan, BPKH juga melengkapi bantuan dengan 1.000 paket sembako untuk meringankan beban ekonomi warga Bandung di tengah bulan suci.
Aksi ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang BPKH untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemaslahatan yang mencakup bidang sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi umat di seluruh Indonesia.