Reporter : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir turun langsung meninjau lokasi banjir akibat meluapnya Sungai Cilutung di Kecamatan Tomo, Kamis (12/6/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam menyebabkan sungai yang melintasi Desa Darmawangi, Desa Marongge, dan Desa Tolengas meluap hingga merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai satu lutut hingga pinggang orang dewasa.

Data sementara mencatat, sebanyak 147 rumah di Desa Darmawangi terdampak banjir. Di Desa Marongge, 66 rumah turut terendam termasuk fasilitas umum seperti masjid, posyandu, dan PAUD. Sementara itu, di Desa Tolengas tercatat 160 rumah warga terdampak luapan air.

Menindaklanjuti laporan yang diterima, tim BPBD bersama pihak Kecamatan Tomo bergerak cepat melakukan penanganan dan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Bupati Dony menyampaikan apresiasi atas respons cepat seluruh pihak dalam menangani situasi darurat tersebut.

“Terima kasih kepada BPBD dan semua pihak atas kerja keras dan gerak cepat dalam menangani banjir akibat luapan Sungai Cilutung. Langkah pertama yang kita lakukan adalah evakuasi korban agar tidak menimbulkan korban jiwa. Alhamdulillah, dalam waktu satu jam air sudah surut,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya langkah penanganan yang komprehensif agar kejadian serupa tidak terus berulang. Menurutnya, perlu disusun strategi jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang, termasuk upaya reboisasi di wilayah hulu dan sepanjang daerah aliran sungai.

“Dari hulunya akan dilakukan reboisasi dan di sepanjang daerah aliran sungai juga dilakukan penguatan. Kita harus saling menguatkan untuk mengatasi banjir ini, apalagi dengan intensitas hujan yang semakin tinggi,” tambahnya.

Untuk penanganan menyeluruh dari hulu hingga hilir, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung akan dilibatkan bersama berbagai komponen terkait. Bupati juga meminta Forkopimcam, BPBD, Dinas PUTR, dan Perkimtan untuk menyusun konsep dan pedoman penanganan banjir yang lebih terstruktur.

“Saya minta dibuatkan konsep yang jelas. Jika banjir terjadi, sudah ada pedoman kemana evakuasi dilakukan dan bagaimana langkah penanganannya,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dony juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi hingga kondisi benar-benar kembali normal.