Keterangan foto Kepala SMK 2 Muhamadiyah Kadungora Ukar Abdul Idris

Reporter : T.Abdul Fattah

KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Isu penahanan ratusan ijazah siswa yang menyeret nama SMK 2 Muhammadiyah Kadungora ditepis tegas oleh pihak sekolah. Kepala SMK 2 Muhammadiyah Kadungora, Ukar Abdul Idris, memastikan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak pernah dilakukan oleh manajemen sekolah saat ini.

Ukar menjelaskan, informasi yang menyebutkan ratusan ijazah siswa ditahan pihak sekolah hanyalah kabar yang tidak berdasar. Menurutnya, ijazah-ijazah tersebut justru tidak berada di lingkungan sekolah.

“Tidak benar jika pihak sekolah menahan ijazah siswa. Faktanya, ijazah itu tidak ada di sekolah. Informasi yang kami terima, ijazah tersebut diduga dibawa oleh mantan kepala sekolah pada masa kepemimpinan sebelumnya,” ujar Ukar kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

Ia mengakui, persoalan ini sempat memicu keresahan di kalangan orang tua siswa. Banyak wali murid yang mempertanyakan keberadaan ijazah anak-anak mereka dan mengaitkannya dengan pihak sekolah saat ini.

“Kami memahami kegelisahan para orang tua. Setiap aduan tetap kami terima, namun kami juga menjelaskan apa adanya bahwa sekolah tidak memiliki akses terhadap ijazah-ijazah tersebut karena memang tidak berada di sini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ukar menegaskan bahwa pihak sekolah sama sekali tidak memiliki niat maupun kewenangan untuk menahan dokumen negara berupa ijazah milik siswa.

Ia berharap isu tersebut tidak terus berkembang dan menimbulkan kesalahpahaman yang merugikan sekolah.”Tutupnya.