Reporter : Dede Irwan
KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menginstruksikan seluruh pemerintahan desa untuk menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program prioritas nasional yang termasuk dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Instruksi tersebut disampaikan langsung Herdiat saat memberikan arahan dalam kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Ciamis Tahun 2026.
Acara berlangsung di Aula Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, pada Kamis (22/1/26) dan diikuti oleh para kepala desa serta perangkat desa se-kecamatan setempat.
Menurut Bupati, pemerintahan desa memiliki peran strategis sebagai pelaksana lapangan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Program Asta Cita, termasuk MBG untuk meningkatkan gizi anak sekolah dan KDMP sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, harus dijalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab bersama.
“Kita wajib menyukseskan program pemerintah pusat ini. Program-program harus berjalan optimal agar manfaatnya benar-benar sampai ke masyarakat desa,” tegas Herdiat.
Bupati menekankan bahwa KDMP dapat menjadi wadah agregasi produk pertanian lokal, sementara MBG membuka peluang besar bagi petani desa untuk memasok bahan pangan berkualitas.
Saat ini, baru sekitar 60 persen kebutuhan bahan pangan untuk MBG di Kabupaten Ciamis yang terpenuhi dari produksi lokal, sedangkan sisanya masih bergantung pada pasokan luar daerah.
“Kondisi ini harus menjadi dorongan bagi desa-desa untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” katanya.
Ia melanjutkan, jika kebutuhan MBG bisa dipenuhi 100 persen dari hasil panen lokal melalui KDMP, maka perputaran ekonomi akan kembali ke masyarakat Ciamis dan mengurangi ketergantungan pada daerah lain.
Herdiat juga menyadari tantangan di sektor industri Kabupaten Ciamis yang masih terbatas akibat minimnya akses infrastruktur pendukung bagi investor.
Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian menjadi prioritas utama dalam pembangunan desa.
“Industri belum bisa menjadi andalan karena keterbatasan akses. Maka, pertanian lokal harus kita jadikan kekuatan utama. Desa-desa perlu fokus mengembangkan komoditas unggulan yang bisa mendukung program nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Sumber: Humas/Kominfo Ciamis