Pewarta: Dede Irwan
KAB. CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ciamis bersilaturahmi ke Bupati Ciamis bertempat di ruang faviliun pendopo Ciamis, Kamis (11/12/2025).
Ketua DPD TMI Kabupaten Ciamis, KH. Aos Abdul Aziz bersama jajaran kepengurusan TMI diterima langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya yang didampingi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, Ape Ruswandana, SP. dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II), H. Dadang Darmawan.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ciamis, KH. Ahmad Aos Abdul Aziz, menyampaikan kepada awak media Jum’at, (12/12/2025) bahwa silaturahmi ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti arahan dari Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang merupakan Dewan Pembina Pusat.
“Kami datang dalam rangka menyampaikan arahan Bapak Wakil Menteri Pertanian
selaku Dewan Pembina Pusat Tani Merdeka Indonesia, agar pengurus di daerah intensif berkoordinasi dengan pihak eksekutif atau kepala daerah,” ungkap KH Aos.
Menurutnya, secara struktural, Tani Merdeka Indonesia memiliki dewan pembina di tingkat pusat, yang kemudian dilanjutkan oleh gubernur di tingkat provinsi dan selayaknya oleh bupati di tingkat kabupaten.
Tentang Tani Merdeka Indonesia, KH Aos menjelaskan merupakan organisasi yang mewadahi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), tokoh tani, pemerhati tani, kelompok perikanan, serta kelompok peternakan, yang bergerak bersama untuk mengawal ketahanan pangan nasional.
Diakuinya, banyak program pemerintah pusat yang akan disalurkan melalui Tani Merdeka Indonesia salah satunya adalah program hilirisasi pertanian.
Selain itu, pihaknya juga berperan aktif dalam menjembatani kesulitan petani di lapangan, termasuk terkait kendala mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya solar, untuk alat dan mesin pertanian (alsintan).
Dalam kesempatan itu, KH Aos juga menyatakan Tani Merdeka Indonesia mendukung penuh program ketahanan pangan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebutkan bahwa sejak Prabowo memimpin, para petani mulai merasakan hasil nyata.
“Kami mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam bidang ketahanan pangan. Sekarang hasil panen mulai meningkat dan harga gabah petani sudah mencapai Rp6.500 per kilogram.
Ini bukti nyata perhatian pemerintah kepada petani. Peningkatan harga gabah tersebut sangat membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan membangun optimisme baru di sektorbpertanian, “ jelasnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Ciamis menyambut baik dan menyatakan kesediaannya untuk menjadi Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Ciamis.
“Saya sangat mendukung Tani Merdeka Indonesia. Yang penting bagi petani khususnya di KabupatenvCiamis bisa sejahtera,” tegas Herdiat.
Bupati Ciamis memastikan bahwa Pemkab Ciamis akan bersinergi penuh dengan Tani Merdeka Indonesia untuk menyukseskan program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Selamat Ulang Tahun buat TMI semoga bisa membantu untuk kemajuan Kabupaten Ciamis dalam upaya peningkatan APBD Ciamis, “ ujar Herdiat.
Herdiat menegaskan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Sektor pertanian harus diperkuat agar Indonesia mampu menjadi negara yang mandiri dan sejahtera pada 2045. Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan kita. Kita harus mulai dari sekarang memperkuat sektor ini agar Indonesia kokoh di masa depan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota Tani Merdeka untuk bersinergi dengan pemerintah dan memanfaatkan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas.
“Modernisasi pertanian itu penting. Kita harus bisa beradaptasi dengan teknologi agar hasil panen semakin baik dan kehidupan petani makin sejahtera,” ajak Herdiat.
Bupati Ciamis berharap TMI supaya bisa mendorong para petani, bisa bercocok
tanam pada pengadaan MBG bukan hanya telor dan daging yang sudah berjalan di Kabupaten Ciamis.
“Gunakan pupuk organik pada budidaya pertanian, supaya menghasilkan kualitas pertanian yang sehat dan higienis, “ tukas Herdiat.
Sebagai tindak lanjut, KH Aos mengagendakan kegiatan pertemuan antara Bupati Ciamis bersama Wamentan atau yang mewakilinya/ staf ahli Wamenta.
Selain itu TMI Ciamis mengusulkan untuk mengawal program Kakao, Kelapa dan Kopi.