Pewarta : Nadia.FA.Saragih
KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator dalam upacara di Aula Adipati Kusumadiningrat Setda Kab. Ciamis, pukul 07.30 WIB. Pelantikan ini menandai pengukuhan komitmen Pemkab Ciamis untuk memperkuat pelayanan publik di tengah tantangan ekonomi dan ketahanan pangan yang dihadapi masyarakat. Senin (03/10/25).
Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.983/BKPSDM.3/2025 menjadi dasar penetapan para pejabat baru yang mengemban tanggung jawab memimpin wilayah strategis. Pejabat yang dilantik meliputi Ir. H. Asep Eje Ruswandi sebagai Camat Panjalu, Kosasih, S.IP, M.Si menjabat Sekretaris Kecamatan Sukamantri, dan Mardianto, S.IP sebagai Sekretaris Kecamatan Banjarsari.
Bupati Ciamis langsung mengeluarkan instruksi tegas, menuntut para ASN, terutama Camat, agar segera bergerak menjadi garda terdepan dan perpanjangan tangan Bupati di lapangan.
Para pejabat harus secara aktif memonitor kondisi warganya karena masyarakat saat ini sedang menghadapi himpitan ekonomi yang berat.
Bupati mengingatkan, “Para ASN, terutama Camat sebagai perangkat daerah yang ada di wilayah, harus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.” Beliau juga menambahkan, “Camat maupun Kepala Desa harus selalu memonitor keadaan masyarakat di wilayah masing-masing.”
Menyoroti isu krusial kesehatan masyarakat miskin, Bupati memberikan peringatan keras agar tidak ada warga yang luput dari perhatian medis dan pengobatan. Ia menegaskan kembali tanggung jawab utama ASN di masa sulit ini.
“Saya tidak mau mendengar ada masyarakat yang sakit tidak terpantau atau tidak terobati terutama masyarakat miskin,” tandas Bupati. Beliau memperjelas, “Tugas Bapak/Ibu ASN memonitor, memantau, melayani masyarakat tidak boleh terabaikan.”
Integritas dan Empati Sebagai Moralitas Pejabat. Dalam penutup arahannya, Bupati menguatkan pondasi etika jabatan dengan meminta para pejabat menjaga integritas dan loyalitas kepada Pemkab Ciamis dan NKRI. Ia menekankan pentingnya memberikan teladan positif dan menghindari gaya hidup mewah.
Bupati menyerukan agar pejabat mengedepankan empati dan hidup dalam kesederhanaan di hadapan rakyat yang sedang berjuang. “Jangan memamerkan harta, karena masyarakat hanya untuk sesuap nasi saja susah,” pungkasnya