Pewarta : Iwan.K
KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID – Bertempat di aula Kantor Desa Mangunreja Kecamatan Mangunreja 4 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di kecamatan Mangunreja laksanakan pelatihan keamanan pangan siap saji bagi Penjamah makanan Sabtu (18/10/2025)
4 SPPG tersebut yaitu SPPG Esa Regol, SPPG Salebu, SPPG Sukaluyu dan 1 dari luar Kecamatan Mangunreja yaitu SPPG Sariwangi dengan pemateri dari Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dan Badan Gizi Indonesia yang diikuti ratusan Relawan SPPG dengan antusias
Kepala SPPG Esa Regol Ihsan Maulana menyampaikan Hari ini kita melaksanakan agenda kegiatan menyeluruh yang memfokuskan di pelatihan kuliner Sertifikasi Penjamah makanan yang diikuti empat dapur yaitu dapur regol, dapur Sukaluyu, dapur salebu dan dapur Sariwangi yang bertujuan untuk melakukan sertifikasi terhadap para relawan SPPG di setiap dapur, jadi ada sertifikasi kuliner,”ungkapnya
Lanjut Ihsan adapun untuk pemateri nya sendiri dari dinas kesehatan kabupaten Tasikmalaya dengan harapan yang pertama untuk antisipasi atau pencegahan dengan maraknya kasus keracunanyang terjadi, jadi Septi keamanan pangan itu tentu harus kita utamakan melalui sertifikasi kuliner ini, juga para relawan akan lebih berhati hati serta selalu jaga jaga terhadap pengolahan makanan di setiap dapur nya Masing masing,”paparnya
Untik SPPG di wilayah kecamatan Mangunreja saat ini sudah semua mengajukan sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) juga untuk IKL nya sendiri sudah di proses di puskesmas”,pungkasnya
Ditempat yang sama pemateri dari HAKLI Sutianah S.K M., M.Si., M.K.M menyampaikan materi yang di sampaikan yaitu materi tentang pembelajaran standar standar kesehatan dari Kemenkes yang terdiri dari 6 materi dari HAKLI dan satu dari Gizi yang antara lain ada kebijakan, terus cemaran penyakit bawaan pangan dan juga tentang bagaimana menjaga personal higiene sanitasi baik itu Penjamah makanan nya maupun lingkungan kerja,”katanya
Pelatihan ini sendiri sebagai salahsatu sarat pengajuan penerbitan SLHS selain Insfeksi Ke sehatan Lingkungan (IKL) yang dilakukan oleh petugas lingkungan ,terus ini pelatihan keamanan pangan siap saji yang manana SPPG ini termasuk tipe jasa boga golongan 2 yang mana 50 % Penjamah makanannya harus serifikah Higiene pangan (HSP),”paparnya
Sutianah berharap pelatihan ini bukan hanya sebagai salah satu sertifikat SLHS saja akan tetapi bisa diterapkan di dapur masing masing jadi keamanan pangan dan kualitasnya bisa terjaga sehingga tidak ada lagi kejadian kejadian Kadus keracunan makanan atau penyakit bawaan makanan lainnya,”pungkasnya.