Pelayanan RSUD Bunut Perlu di Benahi: Berikut Kata Ketua PB Himasi

0

Pewarta : Eka Lesmana

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau kepada masyarakat merupakan hak atas setiap orang yang harus dijaga karena kesehatan adalah bagian dari Hak Asasi Manusia yang harus dijunjung tinggi oleh semua.

RSUD R. Syamsudin, S.H Kota Sukabumi atau Rumah Sakit Bunut sebagai rumah sakit besar di Sukabumi tidak pantas dijadikan contoh dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.” Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi ( PBHMAS ), Danial Fadhilah.

Salah satu contoh kasus yang kami soroti adalah pelayanan terhadap keluarga Dede Jafar, warga Lio Santa Kota Sukabumi, yang berniat mengobati anaknya, Muhamad Syahril Jaelani, karena mengalami permasalahan di matanya.

“Pelayanan yang manipulatif dari petugas Bunut hingga birokrasi yang dinilai diduga menyulitkan pasien agar bisa menerima pelayanan kesehatan yang layak menjadi keluhan utama,” ujarnya kamis, (01/12/22).

Danial menambahkan, Padahal dalam Undang-Undang Kesehatan telah dinyatakan tegas bahwa Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan.

“Ini akan menjadi salah satu catatan hitam bagi Bunut karena diduga tidak bisa memberikan pelayanan yang ramah dan nyaman bagi setiap warga masyarakat, baik bagi Si Kaya maupun Si Miskin dengan BPJS nya,”katanya.

Lanjut Danial, Kami dari PB HIMASI akan terus ada dalam barisan perjuangan, memperjuangkan hak rakyat yang dibatasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dan kami sarankan agar dilakukan pelatihan bagi para pelayan kesehatan oleh Satpam Bank yang lebih ramah terhadap nasabahnya,”ujarnya.

“Pelayanan Bunut akan disebut baik ketika memberikan pelayanan kesehatan tanpa ada dugaan diskriminatif. Persoalan ini bukan hanya karena kesalahan oknum, tapi sistem pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi memang perlu dibenahi,” pungkasnya.

Baca Juga  Peringatan Kemerdekaan RI ke-75 Pemkab Sukabumi Larang Kegiatan yang Menimbulkan Kerumunan Massa

Sementara itu Humas RSUD R Syamsudin (Bunut) dr.Supri menjelaskan, terkait adanya postingan tentang keluhan pasien mata. Supri mengaku pasien sudah ditangani dioperasi kemarin dan rencananya kalau tidak ada halangan hari sudah bisa pulang, jadi ini mungkin penjelasan atau komunikasi yang perlu diperbaiki.

“Supaya ada satu pemahaman, bahwa proses pengobatan itu ada step-stepnya, kami berterimakasih kepada PB Himasi yang memperhatikan ke kami, kalau kami kritikan itu membangun dalam artian ketika ada yang melakukan kritikan berarti itu ada yangvmemperhatikan dan harus berusaha meningkatkan pelayanan kita, yang pertama komunikasi kemudian apa sih yang menjadi kendalai pasien tersebut,” kata Supri.

Ia menambahkan, dengan masukan dan kritikan seperti itu bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya. “Namanya pelayanan jasa kesehatan, ekspetasi masyarakat itu kan bermacam – bermacam, apapun akan kita imvrope kita akan perbaiki, yang sudah baik dan akan terus kita tingkatkan yang belom baik berusaha lebih baik lagi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here