Viral…Kemunculan Ratu Adil dan Imam Mahdi Republik Kutatandingan Dunia Jawa Barat Gegerkan Warga Karawang

0

Poto:Lansia Ngaku Ratu Adil & Imam Mahdi

KARAWANG. FOKUSPRIANGAN.ID – Kemunculan pasangan lanjut usia ( lansia ) yang mengaku sebagai sosok Ratu Adil dan Iman Mahdi yang berasal dari Republik Kutatandingan Dunia, menggegerkan warga Karawang, Jawa Barat. Mereka mengaku sebagai sosok Ratu Adil dan Imam Mahdi yang berasal dari Republik Kutatandingan Dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun FokusPriangan, kemunculan pasangan lansia yang mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi berawal mencuatnya video yang viral di media sosial.

Kemunculan mereka sudah membuah heboh warga Karawang sejak Selasa 29 November 2022.

Dalam video yang beredar tersebut, terlihar pasangan perempuan dan lelaki lansia ini terlihat sedang duduk lengkap dengan spanduk bertuliskan ‘Kerajaan Ratu Adil Imam Mahdi Republik Kutatandingan Dunia – Jawa Barat’. Kemudian ada seorang wanita lansia juga yang memegang bendera. “Ini Imam Mahdi, yang sanggup mengamankan seluruh bencana, dan kalau mencari Imam Mahdi sudah tiba ada di Kutatandingan Karawang,” ucap seorang pria yang dikutip dalam video viral. “Kami Soekarno-Hatta kembali lagi, akan menjadi raja di akhir zaman sekian terimakasih,” ujarnya.

Menanggapai kemunculan pasangan lansia yang mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi ini sudah diendus oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang, langsung melakukan penyelidikan.

Kepala Kesbangpol Karawang Sujana Ruswana kepada wartawan menyebut, lokasinya pun sudah ditemukan oleh Kesbangpol yaitu di Kecamatan Ciampel.

Sujana mengaku sudah memerintahkan Muspika Ciampel untuk mendatangi lokasi yang diduga tempat pengambilan video tersebut. Namun setelah dicek, tempat tersebut ternyata sudah kosong. “Kita sudah cek, di sana ternyata kosong udah gak ada orang. Tapi beberapa informasi sudah kita kumpulkan,” kata Sujana kepada wartawan, Kamis (1/12/22).

Baca Juga  Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Enam THM di Kota Sukabumi di Tutup Sementara

Sujana menuturkan, lokasi yang diduga tempat pengambilan video tersebut berada di hutan Kutatandingan, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. “Dari hasil penelusuran sementara, duo lansia itu dinyatakan bukan warga setempat. Pelaku itu sudah lima tahun di sana, dia punya lahan garapan seluas dua hektare, jadi mereka di sana menggarap lahan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Kohar kepada wartawan mengatakan, pelaku dalam video tersebut bukan warga Karawang. Dua lansia itu dilaporkan merupakan warga pelintas yang menggarap lahan di Kutatandingan, Karawang. “Ini pelakunya orang Purwakarta kang, jadi dia menggarap lahan Perhutani di Kutatandingan itu, kalau gak salah sudah sekitar 5 tahunan, karena dia punya garapan seluas 1 hektare setahu saya,” ujar Kohar.

Aktivitas Imam Mahdi dan Ratu Adil di Hutan Kutatandingan tersebut, kata Kohar, hanya menggarap lahan Perhutani yang dimilikinya seluar satu hectare. Kohar pun mengaku belum mengetahui aktivitas mencurigakan selain itu. “Mereka hanya menggarap lahan, punya lahan garapan yang 1 hektare itu, mereka menanam pisang dan jeruk disana, saya juga belum pernah melihat aktivitas kumpul-kumpul kaya jemaah gitu di rumahnya,” kata dia.

Kohar menyebut kalau bapak-bapak yang ada di video tersebut namanya Rosid, kalau yang ibu-ibu dirinya mengaku tidak tahu, begitupun dengan usianya juga tidak tahu. “Pak Rosid itu warga Kampung Cibeureum, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta,” terangnya.

Mengenai status keduanya Kohar juga tak mengetahui, perempuan dan pria paruh baya tersebut berkeluarga atau tidak, “Itu saya gak tau mereka itu suami istri atau bukan, yang jelas memang selalu berdua,” ucap Kohar. ( Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here