Ketua DPC PDI Perjungan Kabupaten Cianjur Buka Pendidikan Kaderisasi Pratama Angkatan Ke Tiga

0

Pewarta: Tubagus

KAB.CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Mars dan Hiymne Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Cianjur awali kegiatan pendidikan kaderisasi Pratama yang Ke 3 yang di buka langsung oleh ketua DPC PDI-P Kab.Cianjur yang bertempat di aula Gedung Putera Bahagia Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Rabu (03/08/22)

Acara tesebut di ikuti kurang lebih 100 orang para Ketua Ranting PDI-P dari Dapil 4, di antaranya Kecamatan Cibeber, Campaka, Campaka Mulya, Pagelaran, Takokak dan Kecamatan Pasir Kuda.

Dalam kesempatan itu turut hadir , Ketua DPC PDI Perjuangan Cianjur Susilawati, SH.,MKP., beserta jajaran pengurus Dpc, dengan di dampingi Dewan Pembina, H.Herman Suherman ( Bupati Cianjur ), Wakil Ketua DPD PDI-P Provinsi Jawa Barat Bidang Kaderisasi dan Ideologi H Tom Maskun, anggota DPRD Praksi PDI Perjuangan Dadang Sutarmo ,SH., sekaligus Sekjen DPC PDI-P Cianjur, anggota DPRD Cianjur Erwan Herwandi ( Ketua PAC PDI P Kecamatan Cibeber ), para Ketua PAC dari 6 Kecamatan, serta Forkopimcam Sekertaris Camat Cipanas, Kapolsek Pacet Cipanas Kompol Sosialisman, Kepala Desa Palasari H.Riduwan, SH Dan Sesepuh PDI Perjuangan Cianjur Romo Budiono Juga Puluhan Kader Simpatisan PDI P Wilayah 1.

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Cianjur , Susilawati, SH.,MKP. , mengatakan, yang mana pada hari ini Kami melakukan kegiatan pendidikan Kaderisasi yang Ke tiga Kali nya di tahun yang sama, sementara untuk Dapil 1, 2 serta Ke 3 sudah Kami laksanakan sebelumnya,”ucap Susilawati.

Lanjut Susilawati, pendidikan Kader Pratama adalah upaya untuk melanjutkan program partai yang semuanya telah dipersiapkan bagaimana para kader PDI Perjuangan siap menghadapi Pemilu 2024. Selain itu juga tujuannya dari kegiatan ini dengan adanya Kaderisasi ini bisa melahirkan Kader – Kader yang mampu dan memahami Idelogi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan bisa memetakan masalah persoalan Rakyat, kemudian juga bisa memiliki Budi pekerti integritas cukup baik, sehingga setelah oendidikan Kaderisasi ini selesai mereka kembali ke Wilayah masing – masing dengan membawa bekal yang cukup tentang idelogi Partai, sehingga mereka mampu berbaur bersama Rakyat dan Kader juga Harus mampu menjadi otak nya Partai,”katanya.

Baca Juga  Antisipasi Covid-19, Pemdes Banjarsari Bagikan Tempat Cuci Tangan

Susilawati juga mengingatkan kepada para calon kader kalau mau menjadi Pancasilais, patriotik dan marhaenis, maka perjuangannya adalah harus bergaul dengan masalah-masalah rakyat sehari-hari.

Ia menjelaskan, arti dari kader itu sebagai bingkai. Maka harus punya jati diri dan ilmu yang mumpuni. Setiap kader harus memiliki karakteristik dan kapasitas dalam memimpin. 

“Kader itu artinya bingkai. Kalau bingkai siap ditaruh dimana saja. Kalau sudah bicara kader maka harus paham jati dirinya, maka harus punya ilmu. Sehingga akan tahu posisinya berada,” jelasnya. 

Ia menyebutkan, uji kelulusan sebagai kader PDIP bukan ditentukan di sebuah ruangan, melain ketika terjun di masyarakat melakukan pengabdian. 

“Karena kader akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Lulusnya bukan di sini, tapi ketika terjun di masyarakat,” ujarnya. 

Susilawati meneruskan prihal untuk Kaderisasi khusus perempuan nanti ada waktunya, tapi kalau pengurus ranting ada wanita dan mereka mau mengikuti silahkan saja.

Adapun jumlah struktur Partai sampai anak ranting untuk Kabupaten Cianjur sendiri di angka kisaran 11 Ribu orang itulah yang harus kita didik dalam pemahaman arah perjuangan Partai dan bisa memanangkan Partai secara Etika, dan Bermartabat,”tutupnya.

“Pendidikan Kaderisasi seperti ini memang sangat baik sekali karena Kami akan punya tanggung jawab moral terhadap besar nya Partai dan kemajuannya, “kata salah satu Ketua Ranting Wilyah 4, dalam obrolannya pada Fokuspriangan di sesi isoma.

Editor: A.Mulyana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here