Serap Aspirasi Anggota DPRD Provinsi Jabar Dari Fraksi PKB Johan.J.Anwari Gelar Reses di Desa Sindangrasa

0

KAB.CIAMIS.FOKUSPRIANGAN.ID – Angota DPRD Propinsi Jawa Barat Dapil XIII praksi PKB  Johan.J. Anwari M,Si, melaksanakan kegiatan Jaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) tahun sidang 2021-2022 di Aula Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis Jum,at (03/12/21).

Kepala Desa Sindangrsa Egi Suprayoga mengatakan, ada beberpa keluhan dan usulan dari warga yang di sampaikan di acara reses tadi (kemarin) mulai dari rusaknya ruas jalan Sindangrasa- Cigayam, Jembatan Ampera yang putus dan penanganan banjir,”ucapnya.

“Jalan Sindangrasa- Cigayam dan Jembatan Ampera merupakan pasilitas utama waga untuk trasportasi dan juga untuk sarana meningkatkan ekonomi yang sampai saat ini belum bisa terealisasikan.

Dan yang selanjutnya usulan usulan yang paling pokonya tadi di serap yaitu di bidang pertanian baik itu di bidang insfratukturnya ataupun sarana penunjang lainnya.seperti pembuatan saluran irigasi, pembuatan sumur artesis dan yang paling krusial Kartu Tani yang tidak semua petani memilikinya,”katanya.

Senentara ditemui usai reses Johan Anwari mengatakan, reses ini merupakan program kegiatan DPRD Provinsi Jawa Barat yang di laksanakan satu tahun 3 kali.

“Melalui reses ini saya bisa langsung bertemu dengan masyarakat untuk menampung aspirasi terkait permasalahan atau keluhan untuk bisa di usulkan menjadi program kegiatan di tahun anggaran provinsi tahun 2022,”kata Johan.

Lanjut Johan, tadi sudah ditemukan bahwa di Desa Sindangrsa ini rawan banjir, pada waktu banjir tahun lalu saya sempat kesini untuk meninjau jembatan yang putus akibat banjir, tapi sampi saat ini belum ada perbaikan apapun dari dinas terkait pasca bencana banjir padahal jembatan itu sangat penting,”ujarnya.

“Nanti akan saya cek ke dinas dinas terkait untuk menanyakan kembali ada pasilitas umum yang rusak yaitu jembatan Ampera untuk segera mendapatkan anggaran agar bisa di rehabilitasi atau di bangun kembali karena ini sangat di butuhkan masyarakat,”jelasnya.

Baca Juga  Sopir dan Pendodos Sawit di Asahan Ditangkap Polisi Gegara Konsumsi Sabu

Sedangkan untuk mengatasi banjir disini seharusnya pemerintah membuat tanggul untuk menahan luapan air di sepanjang aliran sungai. Harus ada satu srtategi mitigasi supaya satu sisi air itu jadi hikmah tetapi jangan jadi bencana. “Kita mengendailan saja dengan cara program infrastuktur perbaikan saluran anak-anak sungainya jangan sampai banyak sampah harus bikin proteksi dan yang rendah harus di tangulkan,”imbuhnya.

Kami akan dorong supaya pemerintahan Ciamis untuk segera mengusulkan ke pemerintahan provinsi Jawa Barat dan nanti dari Provinsi bisa menjadi bantuan keuangan di kembalikan ke Ciamis untuk membangun insprastuktur.

Kami juga akan akan memprioritaskan Jalan usaha tani (Jatut) karena ini akan menopang sisi ekonomi atau kemandirian warga dalam berekonomi, dimana dengan ada covid ini tatanan kehidupan kita runtuh dari sisi manapun dari anggaran pemerintah dan swasta sehinga kita harus kembali kepada potensi alam di desa tersebut,”pungkas Johan. (Revan)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here