Polisi Cokok Dua Pelaku Pengepul Benur Lobster di Ciemas

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Dua pelaku kasus penangkapan benih lobster dicokok aparat Polres Sukabumi. Mereka adalah RN, yang berperan sebagai pengepul yang membeliĀ BenurĀ tersebut dari nelayan di Palabuhanratu. Sementara satu lainnya adalah RA, kurir yang mengirim benih itu ke Mr X.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan penangkapan tersebut didasarkan pada imbauan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan KabupatenĀ Sukabumi tertanggal 30 November 2020 yang mengimbau penangkapanĀ BenurĀ untuk ekspor. “Kita sudah menangkap dua tersangka, RN dan RA, serta akan terus menindak penangkapan BenurĀ yang tidak sesuai peruntukannya,” kata Dedy saat konferensi pers di Markas Kepolisian Resor Sukabumi, Rabu (13/10/21).

Dedy menyebut kalau RN merupakan pengepul dan RA karyawan RN untuk mengirim ke Mr X yang masih didalami.
Dedy mengatakan RN dan RA sudah melakukan aktivitas ini selama sekitar satu tahun. Keduanya biasa mengirim benih lobster ke Mr X (di luar kota) dan pengepul lainnya sebanyak tiga hingga lima kali dalam sepekan. Dalam satu bulan, RN dan RA diestimasikan bisa mengirim hingga 10 ribu ekor benur. Para pelaku ini ditangkap di Ciemas.

Dalam pengungkapan ini polisi mengamankan sekira 768 ekorĀ BenurĀ jenis mutiara dan pasir yang dibungkus ke dalam enam plastik bening. Dedy mengatakan, tiga plastik berisi 443 ekorĀ BenurĀ jenis pasir dan tiga bungkus lainnya berisi 325 ekorĀ BenurĀ jenis mutiara. “Modusnya, RN membeli langsung kepada nelayan. Jenis pasir dibeli Rp 9.000, yang akan dijual ke Mr X dengan selisih Rp 500. Untuk mutiara dibeli dari nelayan Rp 13 ribu, yang nanti dijual ke Mr X sebesar Rp 13.500 per ekor,” pungkasnya. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Melawan Petugas, Spesialis Curat Dihadiahi Timah Panas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here