Sala Nursyafa, Atlit Asal Cigalontang Jabar, Raih Emas dan Perunggu di PON XX 2021 Papua

0

KAB. TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Atlit Triathlon asal Cigalontang Tasikmalaya Jawa Barat, Sala Nursyafa (16) Meraih Medali Emas dan Perunggu Cabor Triatlh di PON XX Papua, Sabtu (9/10/21).

Lawan yang turun : DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Riau, Papua, Bali Medali Perunggu Nomor Triathle ( Menembak 4 hit Renang 4×50 meter lari 800m x 4 ) Medali Emas Nomor Laserrun ( Menembak 4 hit Lari 800m x 4) Eksibisi Modern Pentathlon di PON XX Papua.

Muhammad Taufik, Pelatih Triatlhon dan Pentatlhon Jawa Barat, kepada Fokuspriangan.id, mengatakan, ke 2 Atlit binaanya sukses mengharumkan Jawa Barat dengan menyabet Medali Emas dan Perunggu di Cabor Triatlhon, keduanya merupakan asli putri daerah Kabupaten Tasikmalaya, asal Cikunir dan Cigalontang.

Alhamdulillah Dengan raihan dari Neng Sala Nursyafa (16) (Pelajar SMKN 1 Cigalontang) ini sangat membanggakan sekali terutama Warga Jabar. Dimana, Selama 2 (Dua) bulan Taufik membimbingnya, hingga akhirnya bisa mengikuti Iven Nasional PON XX Papua 2021 yang diselenggarakan di Papua.

Hari pertama Sala turun di Atlit Tratlh, yaitu atlit renang, menembak dan lari, Sala menyabet perunggu, sempet mengejar no 2 tapi karena sala basiknya menembak, jadi tidak bisa mengejar dan terpaksa bertahan di no 3, Namun, dihari ke duanya, Sala menyabet medali Emas di nomor 2 lari.

Taufik menjelaskan, Sebetulnya Sala finish di no 2, Namun karena sebelumya telah ada komitmen/kesepakatan dari official-official Provinsi tidak bisa mendapat 2 medali emas untuk 1 atlit kecuali hanya turun di 0 nomor boleh tapi hanya mendapatkan 1 emas. Akhirnya Sala Nursyafa mendapat emas dari Cabor Pentatlhon (Renang, Lari dan Nembak),”ucap Taufik lewat sambungan seluler, Minggu (10/10/21).

Taufik membawa 2 Atlit yakni Sala, asal Cigalontang dan Fitriani Asal Cikunir. Keduanya merupakan Atlit Triatlhon dan Pentatlhon asli putera daerah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Baca Juga  Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Desa Indrajaya Kecamatan Sukaratu

“Awalnya taufik mengadakan seleksi Kabupaten mungkin lebih dari pengenalan olahraga Triatlhon untuk pencarian bibit atlit putra daerah, ia dapat 3 orang Atlit dan dilakukan seleksi yang akhirnya dua yang lolos untuk mewakili Jabar di PON XX Papua 2021 yakni Sala Nursyafa dan Fitriani.

Masih Kata Taufik, selama kurang lebih 8 bulan membiminggnya di Tasikmalaya dan 1 minggu sekali ke Bandung, akhirnya bisa mengikuti Pelatda sebelum PON, Sebagai Pelatih, Triatlhon dan Pentatlhon Jawa Barat, Ia tidak bisa membimbing secara langsung lantaran masih Eksibisi (hanya bisa membinbing secara jarak jauh). Taufik hanya bisa membimbing kurang lebih 1.5 bulan jelang Pelatda. Meski Cabang Eksibisi, Alhamdulillah di Suport Oleh KONI Provinsi karena Taufik telah mempersembahkan medali emas di Sea Games” Tuturnya.

Saat ini Taufik dan para atlit masih di Papua dan rencana pulang besok tetapi kalau ada karantina mungkin 5 hari berikutnya baru bisa pulang.

Iya juga mengatakan, Meski cabang eksibisi, namun Alhamdulillah Pemerintah sudah memberikan bonus, apalgi Sala Nursyafa masih pelajar, kemungkinan akan ada beasiswa. Pungkasnya.

“Kebetulan sala ini pelajar juga masih banyak waktu kesempatan, Saya juga Sebagai pelatih Putera Daerah Kab. Tasikmalaya yang telah berprestasi Internasional, ingin mengangkat junior-junior putera daerah lebih berprestasi lagi.

Ia juga menargetkan nanti di Ajang Tingkat Asia yang akan di selenggarakan di Korea 2021.

“Target selanjutnya kejuaraan Junior Tingkat Asia di Korea akhir 2021” Pungkasnya. ( Bahtiar Rifa’i )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
2
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here