Wabup Sukabumi Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Cuaca Ekstrem Saat Ini

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri meminta kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi agar meningkatkan kewaspadaanya pada saat cuaca ekstrem seperti saat ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya resiko bencana alam,

Pasalnya, berdasarkan pantauan BMKG Bandung, bahwa wilayah Sukabumi merupakan salah satu daerah yang masuk pada potensi dampak dengan status waspada perihal Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) yang memantau bibit siklon tropis yakni Bibit Siklon Tropis 92W yang tumbuh di belahan bumi utara. “Kita tidak pernah tahu dan bisa diprediksi kapan bencana itu datang maupun terjadi. Namun, alangkah baiknya kita harus tetap waspada untuk meminimalisir terjadinya bencana alam itu,” kata Iyos, kepada wartawan, Kamis (7/10/21).

Menurut Iyos, sebab itu, pada kondisi cuaca ekstrem masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana. Langkah ini diperlukan agar terhindar dari korban bencana dan mengalami kerugiaan materil.
“Iya, seluruh stakehoalder agar meningkatkan kewaspadaannya mengenai ancaman bencana alam di musim hujan. Seperti banjir, longsor, puting beliung dan lainnya,” kata Iyos.

Untuk mengantisipasi korban bencana maupun kerugiaan materil, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh desa dan warganya. “Kita sosialisasikan dan kita informasikan melalui struktural di pemerintahan, mulai dari kecamatan hingga RT dan RW.

Selain itu, BPBD juga berperan untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati ketika musim hujan datang.
Terutama warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir. Iya, jangan sampai merasa terlalu nyaman dalam lokasi tersebut, seadainya di lokasi itu mengkhawatirkan,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar dapat memangkas ranting-ranting pohon di sekitar pekarangan rumah untuk mengantisipasi bahaya cuaca ekstrem saat ini. “Kita harus mewaspadai apabila terjadi angin kencang, sewaktu-waktu ranting atau pohon-pohon bisa tumbang sehingga membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Baca Juga  UPTD Pendidikan Kec.Pagerageung Gelar Pembinaan Personal Pegawai Dan Sosialisasi Asesmen Kompetensi Minimum

Selain menyarankan untuk melakukan peremajaan pohon, untuk mengantisipasi banjir akibat intensitas curah hujan yang tinggi, masyarakat juga diminta supaya membersihkan saluran air atau selokan di pekarangan rumah masing-masing. “Hal ini, memang cukup sederhana, tetapi apabila tidak dilakukan masyarakat, terutama saat musim hujan, dapat menyebabkan penyumbatan saluran air sehingga terjadi banjir,” tandas Iyos. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here