Wali Kota Tasikmalaya Membuka Bimtek Pengelola Kearsipan Gelaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah

0

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip daerah kepada seluruh SKPD, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Kearsipan yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini di gelar di Hotel Harmoni Kota Tasikmalaya, Senin (27/9/21).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tasikmalaya, H Andi Abdullah N, SH.,M.Si dalam laporannya mengatakan maksud penyelenggaraan kegiatan bimbingan teknis pengelola kearsipan pada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya tahun 2021 adalah memberikan pemahaman dan peningkatan wawasan tentang pengelolaan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Sedangkan untuk tujuannya di gelar kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap dan semangat pengabdian para pengelola kearsipan di SKPD dan menciptakan kesamaan visi dan misi serta dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas di bidang kearsipan.

“Untuk tema yang diambil pada kegiatan ini yaituk Dengan Pengelolaan Arsip Dinamis Yang Benar Dapat Mewujudkan Administrasi t Yang Efektif dan Akuntabel,” katanya

Drs H Muhammad Yusuf mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya guna meningkatkan kualitas, pemahaman, dan juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Arsip adalah alat bukti yang sangat kuat, menggambarkan keadaan yang sebenarnya, tidak mengada-ada. Arsip tidak diciptakan secara khusus, akan tetapi merupakan hasil dari kegiatan organisasi atau instansi

Arsip sebagai bukti kegiatan perencanaan, pelaksanaan, maupun penyelesaian berbagai persoalan pribadi, instansi Pemerintah maupun Swasta.

“Secara garis besar terdapat 5 peran utama arsip khususnya dalam kegiatan Pemerintahan yaitu :
1. Alat utama ingatan organisasi
2. Bahan atau alat pembuktian (bukti otentik).
3. Bahan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan.
4. Barometer kegiatan organisasi karena setiap kegiatan pada umumnya menghasilkan arsip dan
5. Bahan informasi kegiatan ilmiah lainnya,” katanya.

Baca Juga  Kecamatan Cipanas Gelar Upacara HUT RI Ke 76 Tahun

Penulis: H.Amir

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here