Mantan Manajer CU Tanggapi Santai Berita yang Mengungkit Keuangan CUFC

0

CILEGON, FOKUSPRIANGAN. ID – Yudi Apriatno adalah mantan Manajer Cilegon United (CU) yang mana yudi memastikan kiprahnya selama menjadi Manajer CU tidak pernah bertentangan dengan aturan hukum. Selasa (14/9/21).

Saat dikonfirmasi di ruang kerja nya. Yudi menanggapi isu yang berkembang di sejumlah media sosial dengan santai, positif dan bijak terkait adanya pemberitaan yang mengungkit aliran dana yang keluar masuk ke rekening CU.

“Selama setahun setiap hari Kamis saya dipanggil oleh KPK untuk diperiksa di Jakarta. Laporan keuangan dan transaksi transfer di Bank diperiksa. Kalau saya bersalah tentu saya masuk (penjara). Tapi ini saya tidak. Tapi biar lah saya tanggapi secara santai dan positif aja, toh semua nya juga ada laporan hasil audit eksternal nya dari KPK,” ucap Yudi.

Menanggapi hal itu, menurut Yudi tidak perlu menyikapi dengan berlebihan dan harus di sikapi dengan bijak. Karena dalam proses pengelolan keuangan dari sponsor itu hanya masuk di rekening BJB.

“Artinya begini, terkait rekening CU itu ada pengumpulan uang itu tidak benar. Karena rekening CU itu adanya di BJB, sedangkan sponsor itu kan datangnya tidak semua langsung dikasih, jadi ada beberapa termin yang harus dibayar oleh mereka, itupun menggunakan proposal, begitu sponsor belum memberikan dana, saya menggunakan uang dari perusahaan saya bahkan uang pribadi sayapun habis untuk menalangi kegiatan tersebut,” terang Yudi.

Yudi juga meminta untuk menghentikan berita-berita liar yang menjurus fitnah. Karena, lanjut, Yudi, dalam mengurus klub sepak bola itu tidaklah mudah dan butuh perjuangan.

“Pada saat itu saya harus berjuang untuk klub sepak bola ini (CUFC), jadi tolonglah berita berita liar yang menjurus fitnah tolong dihentikan. Tidak mudah untuk mengurus bola itu, butuh orang yang kuat, finansial. Jadi intinya, yuk kita sama sama berpikir positif,” ujarnya.

Baca Juga  Berjarak Kurang Lebih 38 Meter dari titik Jatuh, Korban Tenggelam Waduk Cirata Akhirnya ditemukan

Saat di singgung terkait narasumber yang menyebutkan dirinya (Yudi_red) bersalah, ia tetap tenang, bijak dan santai menanggapinya.

“Oh iya itu si Eka ya. Ya saya kenal baik lah sama beliau (Eka_red), secara pribadi saya ga ada masalah kok sama Eka, saat beliau meminta bantuan untuk oprasional tim nya, saya bantu sampe saya transfer dua kali. Dan masalah ini saya tanggapi dengan positif dan bijak. Pada intinya Eka adalah sahabat saya, sudah lah permalasahan ini kita sudahi jangan ada narasi kebencian kita bangun Cilegon ini dengan kondusif apalagi saya tidak menaruh dendam, kita bangun Cilegon bersama-sama agar menjadi aman, nyaman dan tentram,” jelasnya.

Ia menambahkan. Hasil audit Eksternal dan juga kita beberapa tahap penyelidikan sudah dilakukan bahkan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) yang menjadi keterangan rinci pengeluaran dan pemasukan CUFC.

Perlu diketahui kode etik wartawan adalah Independen, akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk. Profesional (tunjukkan identitas, hormati hak privasi, tidak menyuap, berita faktual dan jelas sumbernya, tidak plagiat, serta penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik. (Aan.SGT)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here