Dinas PU Kabupaten Sukabumi Bongkar Pembangunan Irigasi yang Dibangun Asal-Asalan

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Adanya pengusaha yang mengerjakan proyek asal-asalan membuat geram Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi Asep Jafar geram. Hal ini dikatakannya ketika melakukan pengawasan dan memonitor langsung proyek pekerjaan oleh pihak ketiga tersebut.

Asjaf panggilan akrab Asep Jafar menemukan pekerjaan yang menurutnya asal-asalan di wilayah Kecamatan Cicurug. Berdasarkan uji lab dan kelayakan spek ternyata proyek irigasi tersebut dibangun asal-asalan salah satunya menggunakan bahan material pasir merah. Hal itu pun memantik kegeraman Kadis Asjaf. “Kejadiannya minggu kemarin, kita memonitor ke wilayah Cicurug ternyata ada bangunan yang tidak sesuai spek. Akhirnya kita lakukan tindakan tegas dengan membongkar bangunan yang dibangun asal-asalan itu,” kata Asjaf kepada wartawan, Sabtu (4/9/21).

Menurutnya, tindakan itu sengaja dilakukan sebagai peringatan kepada pengusaha yang memperoleh tender, namun tidak memanfaatkan pekerjaan yang didapatkannya itu dengan baik. Asjaf berharap seluruh pengusaha mengikuti aturan main karena uang yang digunakan merupakan uang negara. “Saya sengaja melakukan itu supaya yang lain lebih hati-hati memanfaatkan anggaran. Kita beritahu dulu soal kondisi pekerjaan mereka ke pengusahanya, kemudian kami bongkar sebagian yang kedapatan menggunakan pasir merah. Ameh jera lah, tuman (biar jera, tidak jadi kebiasaan), itu di daerah Cicurug,” ujar Asjaf.

Dia mengatakan saat itu pihak pengusaha langsung memperbaiki kesalahannya, kemudian kembali membangun lanjutan proyek tersebut. “Jadi ketika saya monitor dan kedapatan tidak sesuai spek, dibongkar. Itu saluran irigasi, saya sengaja supaya yang lain taat aturan. Kami Dinas PU bersepakat ketika menemukan pembangunan di lapangan tidak sesuai spek kami akan melakukan tindakan itu. Akan diberhentikan pekerjaannya dan pengusahanya akan ditindak,” tuturnya.

Untuk kejadian yang di Cicurug, ucap Asjaf, pihak pengusaha langsung mengganti pasir merah dengan pasir hitam dan membangun kembali tembokan itu.

Baca Juga  Bupati Herdiat Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan Inspektur Kabupaten Ciamis

Sikap tegasnya itu juga berawal dari banyaknya keluhan masyarakat soal banyaknya proyek pekerjaan yang bersumber dari pemerintah daerah yang tak awet. Ia mengingatkan pengusaha untuk hati-hati menggunakan anggaran pemerintah. “Jangan jadi mafia anggaran, awas hati-hati. Kualitas loyo di pekerjaan, kita bongkar. Kalau perlu perusahaannya masuk daftar hitam. Ingat, jangan main-main, karena saya juga tidak main-main,” tandasnya. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here