Bumdes Desa Ratawangi Diduga Bermasalah, Inspektorat Ciamis Lakukan Audit

0

KAB. CIAMIS, FOKUSPRIANGAN.ID – Inspektorat┬áKab. Ciamis melakukan audit kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Ratawangi Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Jawa Barat yang di duga bermasalah, dan memutuskan untuk membubarkan serta membekukan kepengurusan Bumdes yang lama. Sabtu (4/8/2021).

Hal tersebut di dasari dengan adanya kesepakatan bersama antara pihak inspektorat Kabupaten Ciamis, unsur BPD, Pemerintah Desa Ratawangi serta  pengurus Bumdes yang lama.

Menurut Kepala Desa Ratawangi Ahmad Hidayat mengatakan, sebelum nya pihaknya sudah berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut dalam musyawarah desa, namun pihak dari kepengurusan bumdes tidak koopratif, sehingga pihaknya meminta inspektorat Ciamis untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Beberapa hari yang lalu, kami di sambangi inspektorat Ciamis yang di hadiri oleh auditor, untuk melakukan audit bumdes, dan hasil dari pertemuan itu kami sepakat untuk membubarkan dan membekukan kepengurusan bumdes, namun untuk berita acara nya nanti kami menunggu di keluarkan oleh pihak inspektorat,” ucapnya Ahmad.

Lanjut Ahmad, ada beberapa point yang di hasilkan dalam petemuan dengan inspektorat tersebut selain adanya keputusan untuk membubarkan dan membekukan kepengurusan bumdes yang lama.

“Diantaranya yaitu kepala desa,dan BPD membentuk panitia pengembalian aset serta modal uang bumdes,pembentukan pengurus bumdes baru per 1 november sesuai dengan massa bakti bumdes berakhir,” ungkapnya.

Ahmad juga menuturkan,sampai saat ini pihaknya selaku komisaris baru menerima beberapa aset milik bumdes berupa barang, serta uang tunai yang di duga telah di gunakan oleh salah seorang pengurus bumdes ditambah dengan pengembalian modal yang pernah di gunakan masyarakat.

“Aset bumdes yang saat ini sudah kami aman kan yaitu laptop, satu unit motor, uang tunai 28 juta rupiah, buku rekening dan juga stempel, sisa nya aset berupa galon, unit sampah, sisa uang itu akan menyusul. Kami juga sudah menerima uang modal bumdes yang sempat di gunakan oleh salah seorang pengurus, dan total nya baru 12 juta rupiah,” tuturnya.

Baca Juga  Caffe Gram Diduga Langgar Perwal dan Acuhkan Protokol Kesehatan

Pihak nya berencana akan menugaskan sekertaris desa, dan juga BPD untuk melakukan pembentukan baru kepengurusan bumdes, seperti membuka pendaftaran, dan memilih calon pengurus bumdes yang baru. (Revan)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here