Panitia Muscab Apdesi Kab.Tasikmalaya Salurkan Logistik Pemilihan Pada Seluruh Ketua DPK

0

KAB TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Panitia Musyawarah Cabang ( Muscab ) Asosiasi Perangkat Desa Indonesia ( Apdesi ) Kabupaten Tasikmalaya, mendistribusikan logistik dalam pemilihan Ketua APDESI Kabupaten Tasikmalaya Priode tahun 202-2026, kepada seluruh Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), bertempat di sekertariat Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna, Kamis (26/8/21).

Ketua Panitia Muscab Apdesi Kabupaten Tasikmalaya Yayan Siswandi mengatakan, bagi para DPK yang sudah menerima logistik dalam pemilihan Ketua Apdesi Kabupaten Tasikmalaya, itu nanti agar masing-masing berkoordinasi dengan pihak Muspika diantaranya, Camat, Danramil Kapolsek serta PPDI.

“Untuk bagaimana harus bersama-sama mensukseskan pemilihan Apdesi Kabupaten tahun 202. Kepanitiaan di tingkat Kecamatan secara langsung di pimpin oleh ketua DPK,” ucap Yayan Siswandi kepada fokuspriangan.id, usai acara penyerahan logistik.

Yayan mengungkapkan, untuk pelaksanaan pencoblosan dimulai dari jam 08.00-09.00. Wib dan berakhir pencoblosan itu ditutup jam 09.00 wib, dan hitung, lalu di isi ke model C.

“Selanjutnya kotak suara akan di bawa ke Gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, untuk dibuka kotak suaranya dan di hitung secara manual menentukan siapa calon yang menjadi suara terbanyak,”katanya.

Kita kasih jeda waktu, sebut Yayan , di DPK masing-masing itu nanti ada berita acara yang harus diisi oleh panitia yaitu DPK, Camat mengetahui dan PPDI. Jadi jangan khawatir untuk para calon nanti ke rahasiaan nya dan segala macam dalam hal hasil itu bisa terkawal.

Di singgung kenapa tidak di pusatkan di buka surat suara di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya?.” Ia menjelaskan, pertama kita melaksanakan himbauan dari Polres Tasikmalaya, supaya menjaga prokes tidak berkerumun jadi dilaksanakan dihitung di masing masing DPK, kedua untuk menjaga ketertiban serta
keamanan supaya tidak ada indikasi kecurangan-kecurangan mungkin dan menghindari dari fitnah fitnah sangkaan sangkaan dari pihak panitia. Kalau dihitung di DPK akan saksikan oleh pihak Muspika, kita juga akan merasa tenang selaku panitia,”ujarnya.

Baca Juga  Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Asahan Gelar Donor Darah

“Tingkat Kecamatan terus bisa sebagai pembanding identifikasi permasalahan itu bisa diselesaikan dengan mudah. Beda hal nya dengan surat suara dikumpulkan di kabupaten untuk disatukan dan di hitung, kalau misalkan ditemukan ada surat suara rusak dan hal yang tidak di inginkan.
Misalkan tulisan-tulisan bagaimana kita mengidentifikasi,”tuturnya.

“Dengan kita sistem penghitungan suara di kecamatan melindungi hak hak para calon bisa mengetahui berapa perolehan suara di masing-masing kecamatan supaya tidak jadi fitnah, dan nanti hasilnya real di masing-masing kecamatan terhitung. Jika dihitung ditingkat kabupaten ada semacam pembanding ketika dihitung secara manual sehingga meminimalisir hal hal yang tidak diinginkan,”pungkas Yayan. (Anton)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here