Diduga Kepala Desa Mulyasari Hindari Wartawan, Begini Penjelasannya

0

KAB. CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Dua orang wartawan dari media online jurnal5 dan jurnalnews mengaku kecewa dengan sikap Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Mande. Pasalnya, saat mereka hendak mewawancarai program P2WKSS Kepala Desa tersebut malah menghindari Wartawan.

“Sebelum melaksanakan tugas foksi ke Jurnalisan, kami menemui Kepala Desa Mulyasari Bapa Ripan, namun sangat disayangkan pak Rifan malah tidak menunjukan sikap kemitraan kepada kami, sehingga dia pergi meninggalkan kami dengan nada yang tidak bersahabat,” ungkap Rudi, dari Wartawan jurnal5, melalui sambungan Whatsap, pada Selasa, (24/08/21).

Rudiana menegaskan bahwa dirinya bekerja sesuai foksinya sebagai jurnalis.

” Kami bekerja sesuai pekerjaan kami, kami hanyalah kontrol sosial bukan pembawa sial, dan kami pun bukan Preman, kami datang untuk menyampaikan atau mempublikasikan kegiatan Desa. Jurnalis atau dikenal juga dengan Wartawan adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan kegiatan penulisan atau jurnalistik sebagai menganalisis dan melaporkan peristiwa kepada publik,” kata Rudi.

Rudi juga mengatakan bahwa wartawan, jurnalis atau pewarta adalah orang yang melakukan kegiatan jurnalistik atau secara teratur menuliskan berita berupa laporan, jadi kami datang jangan dianggap pengemis.

” Wartawan sangat berarti bagi masyarakat, karena sebagai penyampai berita baik, buruk maupun bagus,” tutur Rudi.

Sementara di waktu yang berbeda, Kepala Desa Mulyasari, Rifan, mengaku bahwa dirinya pada saat itu sangat sibuk untuk persiapan kedatangan tamu untuk persiapan program P2WKSS yang sedang berlangsung.

” Kemarin saya sibuk, selain banyaknya tamu dalam program P2WKSS itu saya juga menerima telpon dari pihak sekolah, bahwa anak saya menangis, maklum kelas satu SD, jadi saya langsung ke sekolah pada waktu itu, bukan menghindar, nah kenapa saya keluar dari ruangan karena sinyal di dalam kurang bagus jadi saya keluar agar suara yang penelpon lebih jelas,” kata Rifan, di ruangannya, Rabu, (25/08/21).

Baca Juga  Bupati Sukabumi Lantik Dewan Pengawas dan Direksik BUMD di Pendopo

Rifan juga meminta maaf apabila sikapnya menyinggung kedua awak media tersebut.

“Saya meminta maaf jika sikap saya kemarin menyinggung awak media yang datang, karena saya tidak ada magsud untuk menghindar, dan sebelum pergi melihat anak saya, saya menyuruh staf untuk memberitahu lokasi program P2WKSS tersebut,” ungkapnya. (Andri.S)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here