Pengangkutan Roda PKL Cihideung Menimbulkan Pro Kontra

0

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Adanya pengangkutan roda para Pedagang Kaki Lima yang dilaksanakan oleh Dinas UMKM Kota Tasikmalaya bersama Satpol PP dan dilaksanakan pada Rabu malam (18/8/21) menimbulkan pro kontra.
Warga yang berada di sekitar Cihideung setuju dengan adanya pengangkutan gerobak para pedagang kaki lima ini, sedangkan Pedagang Kaki Lima menolaknya.

Saat di temui di lokasi, Ketua RT Cihideung Suyan menerangkan bahwa warga Cihideung meminta agar Pemerintah Kota Tasikmalaya menarik kembali seluruh gerobak yang ada di Cihideung ini

Untuk para pedagang, kami tidak melarang untuk berjualan disini. Silahkan saja untuk berjualan, dengan cara seperti dulu, menjajakan dagangannya menggunakan bangku Berjualan dari pagi hari sampai sore, lalu sesudah berjualan di rapihkan kembali. Jadi jalan ini terlihat rapih dan tidak terkesan kumuh.

Yang kami lihat makin kesini terkesan kumuh, seolah roda ini tidak diurus. Menurut informasi, waktu pertama kali ada roda yang diperuntukkan bagi para pedagang kaki lima, aturannya kan begitu selesai berdagang pada sore hari, roda tersebut dibawa ke rumah para pedagangnya.

Diakuinya, sewaktu pertama kali ada pengadaan roda bagi para pedagang ini dari Pemerintah, pihak pengurus maupun warga disini tidak diberitahu. Setelah kami lihat dari tahun ke tahun kok jadi terlihat semakin kumuh.

Dengan adanya pengangkutan roda ini pihak kami menyetujuinya. Untuk solusinya, para pedagang kaki lima ini berjualannya tidak memakai roda lagi, baiknya berdagangnya dengan menggunakan bangku.

Karena ini mengganggu estetika Kota dan berkesan kumuh. Cihideung ini kan jantungnya Kota Tasikmalaya.

Bagaimanapun bentuknya, roda mau digeser kesana kemari, intinya kami disini tidak setuju dengan adanya roda. Pakai bangku saja.
Harapan saya kepada Pemerintah baiknya roda ini diangkut saja,” harapnya

Baca Juga  Sambut HUT RI Ke 76 Digelar Acara Ngaruwat Kamerdekaan di TPA Sampah Ciangir

Sementara di tempat terpisah, Ketua Pedagang Kaku Lima Cihideung Adang Sutiawan mengatakan bahwa seluruh pedagang kaki lima Cihideung siap menerima penataan, akan mematuhi aturan-aturan dari Pemerintah yang akan datang. Bahkan seluruh PKL akan memberi kepercayaan kepada masyarakat seluas-luasnya.

Dalam pengangkutan roda ini memang pihak kami sempat menolaknya. Hal ini didasari para petugas keliru dalam pendataan. Yang seharusnya diangkut ini tidak. Yang aktif berjualan malah diangkut.

Kalau koordinasi atau rapat dengan pihak Pemerintah itu ada tapi merapatkan penataan yang akan datang, bukan pendataan.

Dengan telah ditariknya roda oleh Pemerintah, pihak kita akan menarik kembali roda tersebut dengan dasar roda tersebut merupakan anggota kami yang yakin berjualan setiap hari.

Dengan adanya penolakan dari warga sekitar, pihak kami menerima. Kita berjualan di area wilayah masyarakat. Kita akan meyakinkan kedepannya kita akan bersih, menuruti anjuran dari Pemerintah. Kita akan membuktikan kebersihan yang sebersih-bersihnya,” pungkasnya. (Red)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here