Pendaftaran Calon Ketua Apdesi Kabupaten Tasikmalaya Resmi Ditutup, Ini Kata Ketua Paniitia

0

KAB TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) Pemilihan Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) resmi menututup pendaftaran bakal calon Ketua Apdesi Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (15/8/21).

Ketua Panitia Muscab APDESI Yayan Siswadi mengungkapkan, Alhamdulillah tepat jam 15.00.Wib, pendaftaran kita tutup dengan menghasilkan empat pendaftar diantaranya, Pepen Rosmudin.SH kepala Desa Tanjungbarang Kecamatan Cikatomas, H Saepuloh SH, kepala Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja, Nandang Abdul Ajiz, kepala Desa Tawang Banteng Kecamatan Sukaratu, dan Giri Pribadi S.Pd Kepala Desa Cipondok Kecamatan Sukaresik.

“Dari ke empat orang sebagai bakal calon secara administrasi pemberkasan sudah kami terima dan di nyatakan sudah lolos. Insya Allah sesuai tahapan kami akan melanjutkan di tanggal 19 Agustus, untuk penetapan bakal calon sekaligus dengan pengundian nomor urut calon,”ucap Yaya Siswandi kepada fokuspriangan.id, di kantor sekretariat.

Yayan mengatakan, untuk calon ke empat orang ini, masih tetap kita tunggu nanti tanggal 19 Agustus. Masih banyak kemungkinan-kemungkinan, kerena tanggal 19 Agustus itu finalnya sebagai calon sekaligus pengundian nomor urut calon. Setelah itu kita akan mengadakan penyampaian visi misi calon yang akan diselenggarakan di pendopo kabupaten Tasikmalaya.

“Mereka para calon akan menyampaikan gagasan sekaligus perkenalan di depan para panitia maupun para ketua DPK Apdesi se Kabupaten Tasikmalaya,”ujarnya.

Yayan menyebutkan, untuk tahapan berikutnya para calon mempunyai waktu untuk mensosialisasikan diri ke masing-masing desa sewilayah kabupaten Tasikmalaya. Di tanggal 22-24 Agustus ada waktu tiga hari silahkan itu untuk di manfaatkan melalui telpon atau langsung silaturahmi, dan tanggal 25-27 Agustus masa tenang silahkan pergunakan oleh calon dan tim untuk beristirahat agar kebugaran tubuh calon terjaga. Untuk mempersiapkan nanti tanggal 28 Agustus, para kandidat dalam pertarungan atau perhitungan,”katanya.

Baca Juga  Diduga Gantung Diri Seorang Perempuan Ditemukan Tidak Bernyawa di Villa Cianjur

Ia menambahkan, dalam pencoblosan tempat belum jelas, karena kita masih menunggu izin dari Polres dan rekomendasi dari gugus tugas covid-19 kabupaten Tasikmalaya. Surat sudah kita layangkan hari ini kita tunggu saja nanti seperti apa bunyinya.” Nantinya kami akan melaksanakan sesuai rekomendasi tersebut, dengan sesuai arahan dari pihak Kepolisian dan tim covid-19 kabupaten Tasikmalaya. Apakah dilaksanakan di terpusat di pendopo Kabupaten, dengan menghdirkan seluruh kepala desa atau di masing masing kecamatan,”pungkasnya.

Sementara, Kepala Desa Serang Kecamatan Salawu Asep Dudung SH, sekaligus pengurus DPC APDESI Kabupaten Tasikmalaya mewakili Ketua umum Panji Permana SH, mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan panitia yang mana pada hari ini sudah menyempatkan diri untuk melaksanakan tahapan – tahapan pada muscab DPC APDESI Kabupaten Tasikmalaya.

“Berharap ke depan siapapun nanti sebagai pengurus DPC APDESI Kabupaten Tasikmalaya, akan lebih baik. Ia secara pribadi menyampaikan terima kasih khusus nya kepada rekan-rekan kepala desa 351 dan 39 Kecamatan. Atas masukan juga dorongan terkait ke pengurusan Apdesi yang lama, karena saya jujur secara pribadi banyak hal-hal yang harus dievaluasi bersama kedepannya,”ujarnya.

Sementara itu, kata Asep, masih banyak hal-hal yang harus dievaluasi bersama ke depan seperti, silaturahmi, dan komunikasi harus lebih terjalin. Ia memberikan atensi kepada para bakal calon yang telah mempersiapkan diri, bahwa APDESI ini sebetulnya memiliki tanggung jawab yang sangat besar.

Organisasi DPC APDESI kabupaten Tasikmalaya ini adalah rumah besar, sehingga masih banyak pekerjaan yang harus lebih ditingkatkan lagi. Pengurus APDESI kabupaten Tasikmalaya yang lalu, tidak menutup diri untuk kritikan membangun dan kritikan yang bersifat konstruksif.

Lanjut Asep, pola komunikasi harus lebih ditekankan. Agar tahu bagaimana peran dan fungsi kepengurusan APDESI itu sendiri. Ia pun menginginkan, adanya pendampingan terkait advokasi hukum. Sebab, selama ini ketika ada rekan yang bermasalah, bekerja secara sendiri-sendiri,”katanya.

Baca Juga  Pemdes Margamulya Kecamatan Sukaresik Gelar Musdes Khusus Validasi Dan Analisa Penerima BLT

Padahal, ucap Asep, Ia memahami bahwa kepala Desa memiliki tanggung jawab kepada masyarakat. Dengan demikian, ke depannya harus ada semacam sekretariat khusus untuk pendampingan advokasi. Sebab, permasalahan desa sangat komplik.

“Jadi nantinya, bisa dijadikan semacam curhat ataupun konsultasi bagi kepala desa ketika ada permasalahan yang terjadi. Saya berharap kepada rekan- rekan yang mencalonkan diri pada hari ini, bahwa APDESI mempunyai tanggung jawab yang berat,”tutupnya. (Anton)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here