Sidak CV. Standard Food Globalindo Satgas Citarum Harum Sektor 12 Temukan IPAL Belum Maksimal

0

KAB. CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Masih ingat dengan perusahaan yang diduga membuang Limbah Cairnya langsung Ke Daerah Aliran Sungai ( DAS ) di Wilayah Desa Sukasurna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan beritanya muncul di beberapa Media karena Warga disekitar Perusahaan tersebut mengeluhkan bau amis serta kualitas air sungainya yang menurun.

Perusahan tanpa memasang nama di Gerbangnya itu, diketahui perusahaan pemasok produk produk telur dengan nama CV. Standard food Globalindo yang sudah lama beraktivitas.

Mendapati kabar miring tersebut, Komandan Sektor 12 Citarum Harum Kolonel ARH. Syarif Hidayatullah bersama Anggota akhirnya melakukan insfeksi terhadap perusahaan pengolah telur itu dengan didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, pada Kamis, ( 12/08/21 ).

Dalam Sidaknya Dansektor mendapati IPAL yang belum Maksimal dan masih banyak yang harus di benahi.

” Pada kegiatan sidak di perusahaan pemisah telur kuning atau pengolah telur ini, kami menemukan beberapa yang harus dibenahi, dari tidak ada plang nama perusahaan, perijinan dan pengolahan Limbah yang belum Maksimal,” kata Dansektor 12 Citarum Harum, Kolonel Syarif Hidayatullah di halaman Perusahaan.

Kolonel Syarif berharap perusahaan tersebut segera memaksimalkan IPALnya agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan dan perusahaan.

“Saya berharap perusahaan segera memaksimalkan IPALnya agar tidak berdapampak pada lingkungan, serta tidak berdampak juga pada perusahaan, jangan sampai nanti akibat perusahaan yang belum maksimal ada reaksi dari masyarakat, jadi semua ini harus ada solusi yang menguntungkan keduanya, perusahaan diuntungkan dan Masyarakatpun diuntungkan dengan keberadaan perusahaan,” ujarnya.

Kolonel Syarif menjelaskan bahwa Sidak CV. Standard food Globalindo merupakan Insfeksi pertamanya dan untuk temuan, dirinya berharap perusahaan dapat mengevaluasi dan segera membenahi kekurangannya.

Baca Juga  R Atik Suwardi Mundur Dari Pencalonan Ketua DKKT Saat Menjelang Pemungutan Suara

Hal yang sama diungkaokan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Cianjur melalui Penindakan dan Hukum, Didin Solihin menyebutkan bahwa perusahan tersebut kini sudah memiliki IPAL meskipun belum maksimal.

“Baru terpantau karena tidak ada plang nama perusahaan di depannya, dan setelah kami mendapatkan pengaduan dari Masyarakat akhirnya kami datangi perusahaan ini kemudian kami beri arahan terkait permasalahan IPALnya dan waktu itu kami berikan waktu satu Minggu untuk membuat Instalansi pengolahan air limbahnya agar tidak langsung di buang ke daerah aliran sungai, dan saat ini mereka sudah memilikinya namun belum maksimal,” Ungkapnya.

Didin menyebutkan bahwa pihaknya akan memberikan waktu 1 bulan untuk memaksimalkan Pengolahan Air Limbahnya, serta berpesan kepada pihak perusahaan agar melengkapi perijinan yang tidak bisa diperlihatkan ketika Sidak Citarum Harum.

Sementara pihak Perusahaan CV. Standard Food Globalindo, melalui Kepala Produksi mengatakan bahwa akan mengevaluasi masukan dari sidak yang dilakukan Satgas CH.

“Sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak atas kedatangan Satgas Citarum Harum dan Dinas Lingkungan Hidup dan akan segera mengevaluasi apa yang menjadi temuan di lapangan dan kami sangat mendukung program Citarum harum karena pengolahan Limbah memang harus di tritmen agar lingkungan tetap baik,” ungkapnya. (Andri.S)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
2
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here