H Muhammad Yusuf Diusulkan Untuk Diangkat dan Disahkan Menjadi Wali Kota Tasikmalaya Oleh DPRD

0

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Mengambil tempat di Ruang Rapat Paripurna di hari Selasa (10/8/21) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya menggelar rapat paripurna dengan agenda usulan pengangkatan dan pengesahan Wakil Wali Kota Tasikmalaya menjadi Wali Kota Tasikmalaya sisa masa jabatan tahun 2017-2022 dan usulan pemberhentian Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

Drs H Muhammad Yusuf menuturkan sekedar dipahami, ketika seorang Kepala Daerah tersangkut persoalan hukum maka secara otomatis berdasarkan Undang-undang bahwa Wakil Kepala Daerah menjadi Pelaksana Tugas.

Hal ini sudah kita lakukan sejak tanggal 23 Oktober 2020 yang lalu, kemudian kelanjutannya ketika sudah mendapatkan sanksi secara inkrah dari Pengadilan, akhirnya dikeluarkanlah Keputusan Menteri Dalam Negeri untuk memberhentikan Wali Kota definitif dan menunjuk saya sebagai Wakil untuk menjadi Plt Wali Kota dengan kewenangan Wali Kota.

Kemudian setelah itu ditindak lanjuti dengan rapat paripurna yang diadakan hari ini melalui Badan Musyawarah dewan untuk mengusulkan pemberhentian saya sebagai Wakil Wali Kota dan mengusulkan saya untuk di lantik menjadi Wali Kota definitif. Ini usulan dari DPRD yang harus segera di tindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri kembali melalui Gubernur Jawa Barat.

Pada akhir rapat paripurna ini pun telah kita saksikan bersama berita acara dan juga berikut usulan telah ditandatangani, dan pada hari ini pun akan dibawa ke Jakarta melalui Gubernur.

Kita ikuti saja mekanismenya berjalan sesuai dengan ketentuan, soal cepat atau lambat pelaksanaan pelantikan tergantung pihak Kemendagri. Kalau Kemendagri bisa lebih cepat, siapa tahu besok lusa atau Minggu depan, keluar surat penetapan saya sebagai wali kota definitif, dan jadwal pelantikan.

Disoal pelaksanaan program, pada prinsipnya, meski pak H Budi telah diberhentikan dari jabatannya sebagai wali kota, saya tetap akan melanjutkan apa yang sudah menjadi politik saya dan pak H Budi.

Baca Juga  Sosialisasi Program Revitalisasi Posyandu Dana Hibah Posyandu Provinsi Jabar Dihadiri Walikota Tasikmalaya

Kita masih punya RPJMD yang belum selesai, dan baru akan selesai di tahun 2022. Jadi kami, tetap tidak meninggalkan keberadaan beliau, mengingat itu adalah janji politik kami berdua. Sehingga ini harus tuntas, dan harus dipertanggungjawabkan, kepada DPRD dan masyarakat.

“Semoga dengan adanya ganjalan pandemi Covid-19 ini, RPJMD kita tetap berjalan sesuai dengan rencana, kalau pun ada yang belum tuntas karena persoalan Covid, kami mohon dapat memakluminya,” pungkasnya. (H.Amir)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
2
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here