Pelajar Dua SMK Terlibat Tawuran Mengakibatkan 1 Pelajar Tewas 2 Pelajar Luka-luka

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Pelajar dua SMK di Kecamatan Parungkuda dan Cisaat terlibat tawuran, tadi malam Kamis (5/8/21). Akibat satu orang pelajar SMK Parungkuda berinisial AM (17) tewas akibat luka bacok disekujur tubuh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh menyebutkan, tawuran terjadi di seputaran station Parungkuda dengan melibatkan dua sekolah yang berada di wilayah Cisaat dengan sekolah yang berada di wilayah Parungkuda. Selain meninggal dunia, dua korban lainnya terkena luka bacok di bagian bahu kiri.
Sobirin (49), salah seorang saksi mata, mengaku tak bisa membendung kejadian tawuran yang melibatkan dua sekolah yang berada di wilayah Cisaat dengan sekolah yang berada di wilayah Parungkuda itu.
Malah yang ada, sejumlah pedagang di sana dibuat kaget dan lebih memilih menghindar lantaran kedua kelompok pelajar tersebut tiba-tiba melakukan tawuran dengan membawa Senjata Tajam (Sajam). “Kaget, melihat aksi mereka yang brutal dengan membawa Sajam jadi saya lebih memilih menghindar. Kejadiannya tadi malam Kamis (05/08/21) sekitar pukul 21.00 WIB,” ujar Sobirin kepada wartawan, (6/8/21).

Kejadian tawuran di Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu pun mengakibatkan seorang pelajar SMK di Parungkuda berinisial AM (17) meninggal dunia akibat luka bacok. “Ada yang meninggal satu orang kang. Dan dua orang lainnya luka-luka,” ujarnya.

Kemudian tak lama dari kejadian, ucap Sobrin, aparat kepolisian datang ke lokasi hingga mengamankan sejumlah sajam dan pelajar kedua belah pihak. “Malam itu pun dua korban mengalami luka serius dibawa oleh aparat kepolisian langsung, berikut Sajam yang digunakan pelajar,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadilah ketika dikomfirmasi membenarkan kejadian tawuran itu.

Baca Juga  Ratusan Warga Kecamatan Cisayong Ikuti Vaksinasi Covid-19

Dia mengatakan, kejadian tawuran yang terjadi pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan otopsi di RSUD Sekarwangi. “Betul kejadian tersebut dan tim Polres Sukabumi membantunya untuk mencari pelaku dan keterangan lain,” ujarnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Parungkuda Bripka Budi menjelaskan, Korban luka bacok dua orang dan satu korban meninggal dunia. “Benar kejadian malam hari dan saat ini korban sedang di rumah sakit rencana akan di otopsi hari ini,” ujar Budi, Jumat (6/8/21).

Untuk saat ini jajaran Polsek Parungkuda di back up oleh Opsnal Polres Sukabumi sedang melakukan penyelidikan dan mencari keterangan untuk ungkap para pelaku. “Kami terus melakukan penyelidikan untuk kasus Ini,” tandasnya. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here