Diacuhkan Pihak Perusahaan Ketika Sidak, Kekesalan Rombongan Anggota Dewan Kab.Cianjur Memuncak

0

KAB. CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Sikap kurang mengenakan dirasakan Rombongan Dewan dari Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur saat melakukan sidak terhadap Perusahaan PT. Cianjur Alam Utama ( CAU ), pada. (04/08/21).

Kekesalan memuncak saat Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Sahli Sahidi dan rombongan dari Dinas Ketenagakerjaan tidak kunjung dipersilahkan masuk keruang tunggu dan hanya dibiarkan duduk di tembok depan kantor Perusahaan tersebut.

Hal itulah yang membuat Sahli akhirnya mencoba masuk ke ruang tunggu dan mengeluarkan suara dengan nada tinggi, alhasil manajemen perusahaanpun keluar dari ruangannya.

Dikutip dari halaman Tribun Jabar, Sahli menilai, bahwa Pihak PT. CAU tidak memiliki Sopan santun yang membiarkan dirinya dan rombongan harus duduk lama di tembok parit depan kantor PT CAU.

“Ini perusahaan ( PT. CAU ) memang tidak ada Sopan santunnya, dibiarkan kami duduk lama di tembok parit depan kantor nya,” kata sahli dengan nada kesal.

Sahli mengatakan, bahwa kedatangannya ke PT. CAU bersama Disnakertrans Cianjur ingin memastikan apa yang disampaikan 11 orang buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja ( PHK ) sepihak oleh Perusahaan.

” Permasalahan ini memang sudah cukup lama, dan setelah saya lihat dan beberapa kali audensi tidak ada hasil, makanya saya melakukan sidak dan ternyata benar saja manajemennya kacau begini,” pungkasnya.

Bahkan Sahli menganggap bahwa PT CAU sulit untuk diajak kerjasama dalam memecahkan masalah terkait pemecatan 11 orang karyawannya itu, dikatakan Sahli jika PT. CAU tidak mau diatur jangan membuat perusahaan di Cianjur.

“Kalo memang tidak mau diatur, jangan buat perusahaan di Cianjur, pergi sana jauh jauh keluar dari Cianjur, ” Ujarnya.

Sahli menambahkan, mengapa harus dengan marah marah baru pihak perusahaan bisa menanggapinya.

Baca Juga  Bumdes Desa Ratawangi Diduga Bermasalah, Inspektorat Ciamis Lakukan Audit

“Kenapa harus dengan marah marah dulu, jujur saya sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur merasa kecewa dan tidak sopan santunnya dari perusahaan ini ( PT CAU ),” ungkapnya.

Sementara dari pihak perusahaan di bagian gudang, Yudi mengaku bahwa tidak mengetahui adanya tamu dari instansi Pemerintahan, baik dari Anggota Dewan maupun dari Dinas Ketenagakerjaan.

“Mohon maaf, saya tidak tahu kalau ada tamu diluar, mohon maaf,” katanya.

Di waktu yang sama Ketua DPC SPN Cianjur, Hendra Malik berharap permasalahan yang menimpa 11 orang karyawan PT. CAU diselesaikan bersama sama.

“Bagai mana tidak, nasib nasib para buruh yang tidak tentu statusnya ini sekarang mau seperti apasedangkan di rumahnya menjadi tulang punggung, tapi tidak punya penghasilan,” kata Hendra. (Aris)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here