Tragis !! 11 Bocah Perempuan Diduga Dicabuli Bos Cilok di Caringin

6

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Sebanyak 11 orang bocah perempuan di bawah umur diduga dicabuli oleh seorang pria berinisial HN (55) warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban HN yang oleh warga dikenal sebagai bos cilok ini, kebanyakan berusia antara lima hingga sembilan tahun. Seluruh korban berasal dari warga di lingkungan RT setempat. Pelaku saat ini tengah diperiksa oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi.

Dedi Suhendar salah seorang tokoh masyarakat setempat membenarkan kejadian itu. “Malam Kamis (29/7/21), pelaku sempat ditahan di Polsek Caringin.

Karena malam itu massa sudah berkerumun di balai warga. Dikhawatirkan terjadi tindakkan anarkis. Baru keesokan harinya, pelaku dibawa dan diserahkan ke Polres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Dedi Suhendar, Jumat (30/7/21).

Menurutnya, terbongkarnya kasus sodomi tersebut, setelah salah seorang korban mengadukan masalah ini kepada Ketua RT dan RW setempat. Setelah itu, lapor ke kepala desa dan mengamankan sementara pelaku ke Mapolsek Caringin. “Awalnya pelaku sempat mengelak telah berbuat asusila. Tapi setelah didesak akhirnya dia mengakui perbuatan bejatnya,” jelas Dedi.

Setelah mendengar pengakuan dan kesaksian dari salah seorang orang tua korban berinisial UD, korban-korban lain yang selama ini menutup rapat peristiwa yang menimpa anaknya mulai berani tampil menyuarakan sikapnya untuk membuka tragedi ini. “Mereka berpandangan, inilah saatnya kasus pelecehan seksual oleh HN terhadap anak-anak tak berdosa itu diusut tuntas,” tegas Dedi.

Tidak sampai di sana, ucapnya, sebelumnya persoalan ini pun telah melakukan langkah mediasi dengan pihak pelaku maupun korban. Tapi langkah musyawarah gagal terwujud, karena banyak desakan yang menginginkan pelaku diproses hukum yang seadil-adilnya.
“Agar ke dua belah pihak mendapatkan rasa keadilan, maka proses hukumlah yang akan menentukan segalanya,” terangnya.

Baca Juga  Gelar Kunker, Kapolres Tasik Kota Minta Tingkatkan Soliditas Ciptakan Harkamtibmas

Dikatakan Dedi, para korban Jumat ( 30/7/21) pagi tadi, menjalani proses visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu. “Keberangkatan para korban dan orang tua yang mendampinginya difasilitasi oleh Pemdes setempat,” katanya. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
2

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here