Ketua PPSS Sebut Sejak PPKM Darurat UMKM di Sukabumi Banyak yang Bangkrut

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Isu adanya perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Darurat membuat sejumlah pedagang di Sukabumi meradang. Pasalnya, saat ini saja dengan adanya PPKM Darurat, pedagang banyak yang kehilangan penghasilannya. Apalagi kalau sampai diperpanjang.

Salah seorang pedagang yang juga Ketua Paguyuban Pedagang Sandal Sukabumi (PPSS) Beny Kumbang mengatakan, omzet pedagang semenjak penerapan PPKM Darurat anjlok. “Kasihan teman-teman pedagang banyak yang gulung tikar, habis mau dagang disana atau disini dilarang,” kata Beny, Jumat (16/7/21).

Dirinya mengaku sudah menyiasati dengan penjualan melalui online. “Ternyata daya beli masyarakat akibat pandemi covid-19 yang terlalu lama ini, berpengaruh pada penghasilan masyarakat,” ujarnya.

Padahal, ucapnya, pada bulan kemarin Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) udah mulai bergeliat kembali. “Pas pemerintah menerapkan PPKM Darurat langsung tidur lagi, anak istri mau dikasih makan apa,” keluh Beny.

Beny mengatakan, keadaan ini diperparah dengan adanya penyekatan-penyekatan di sejumlah titik di tiap-tiap daerah, sehingga menyulitkan pendistribusian barang. “Kalau sudah begini siapa yang mau bertanggung jawab ?,” tanya Beny.

Beny mendorong pemerintah untuk memberi bantuan kepada UMKM selama PPKM darurat. Setidaknya cukup untuk memenuhi makan sehari-hari. Ketentuan ganti rugi tersebut juga diatur dalam Undang-undang Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan. “Paling sedikit Rp 200 ribu sehari kali dua pekan selama PPKM darurat,” tandasnya. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Diduga Kuat Jual Bensin Eceran Harga SPBU, Pemilik Pom Mini Eceran di Jangari Kec.Mande Gruduk KSU Vanca Karya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here