Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Keluhan Pedagang PSM Palabuhanratu

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Para pedagang Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu yang jadi korban penutupan aktivitas dagangnya melalui perwakilannya. Menyampaikan aduan soal kebijakan penutupan aktivitas pedagang non esensial atau di luar kebutuhan pokok masyarakat ke Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, Kamis (14/7/21).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, kepada wartawan membenarkan kedatangan perwakilan PSM Palabuhanratu.
“Kami kedatangan pewakilan pedagang pasar yaitu dari Perwapas (persatuan warga pasar) dan DPD APSI (Asosiasi Pedagang pasar seluruh Indonesia) Kabupaten Sukabumi. Mereka menyampaikan aspirasi perihal PPKM Darurat, bahwa pedagang pasar non esensial atau bahan kebutuhan pokok akan ditutup 100 persen,” kata Yudha, kepada wartawan, Kamis (15/07).

Yudha mengatakan, mereka juga menyampaikan kondisi di pasar jika dilakukan penutupan bagi sektor non esensial. Sebab, sejak pandemi COVID-19 omset atau pemasukan pedagang dari hari ke hari semakin menurun. “Mereka berteriak, istilahnya, mereka harus membayar cicilan, retribusi pasar meskipun ditutup, tetapi tetap harus dibayar, belum kebutuhan mereka.
Jika ditutup sampai 20 Juli dan ada kemungkinan diperpanjang itu sangat memberatkan bagi mereka.

Hal ini sudah kami rapatkan dengan Badan Musyawarah (Bamus), pemerintah daerah dan berkomunikasi juga dengan pihak Polres,”terang Yudha.

Di sisi lain, ucap Yudha, PPKM Darurat itu untuk mengatur kerumunan yang ada di pasar, maka dirinya menyampaikan kepada perwakilan pasar, apakah bisa mengatur kerumunan itu.

Apabila bisa dan dengan sistem penjualannya delivery atau secara online bisa dibuka dan diajukan. “Apabila kerumunan ini tidak bisa diatur sedemikian rupa, saya rasa itu malah akan menjadikan sebuah permasalahan, karena PPKM Darurat itu untuk mengatur agar kerumunan itu tidak ada.
Hal ini agar penyebaran COVID-19 tidak terjadi,” tegasnya.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Cianjur Laksanakan Pengecekan SOP Dan Himbauan Wabah Virus Covid-19 Kepada Awak Bis

Menurut Yudha, pihak perwapas juga sudah menyampaikan kesiapan itu, bagaimana cara mengatur dan siap mengikuti aturan dari pemerintah.

Ini juga menjadi salah satu poin solusi, sehingga jika PPKM diperpanjang harus ada langkah atau formula agar pasar ini bisa tetap buka, tetapi kerumunannya bisa diatur. “Kemudian pedagang kaki lima di luar pasar yang menjual bahan sehari-hari, mengundang daripada kerumunan.

Malah posisinya bukan di dalam pasar tetapi tidak tertib, berada di luar pasar bahkan ada yang mengambil jalan-jalan di depan pasar,” ujarnya.

Yudha juga mengaku sudah sampaikan dan komunikasikan dengan UPTD Pasar, supaya melihat dan mendata serta mengambil inistiatif, kira-kira langkah apa yang bisa dilakukan agar semunya bisa terakomodir sedemikian rupa.
Yudha menilai, PPKM Darurat ini merupakan sesuatu yang wajib dilaksanakan, tetapi selain itu harus menerima jeritan-jeritan dari masyarakat.

Sehingga menjadi masukan untuk mengambil langkah yang strategis atau formula-formula untuk bisa semuanya saling mengisi. “Selanjutnya kami akan melakukan rapat dengan Satgas COVID melalui zoom meting. Kita hadapi dan sukeskan PPKM Darurat, tetapi pemerintah juga harus menerima masukan dari masyarakat, terutama masyarakat kecil,” ucap Yudha.

Selain itu, dalam rapat bersama Banmus dirinya mengaku telah menyampaikan kepada Asisten Daerah (Asda) 3, terkait adanya PPKM Darurat dan potensi diperpanjang. Maka langkah apa yang akan dilakukan pemerintah.

Yudha mengatakan, langkah apa dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat di dalam mengatur bantuan-bantuan sosial yang terdampak PPKM. Ini juga pointer agar masyarakat tidak hanya ditutup saja, tanpa ada sebuah bantuan sosial atau apapun bentuknya. “DPRD sangat mendukung dan ingin agar PPKM ini maksimal, tetapi harus menampung aspirasi mayarakat karena kita yang mewakilinya di DPRD dan sudah tugas kita menyampaikan aspirasi itu,” tandasnya. ( Rusdi )

Baca Juga  Kang H.Yanto Oce Sang Penggiat Sosial Terima Penghargaan Dari Himpaudi Kota Tasikmalaya
Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here