PPKM di Berlakukan, Prostitusi di Cilegon Kian Merajalela

0

CILEGON, FOKUSPRIANGAN. ID – Dimasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), prostitusi online justru kian merajalela di Kota Cilegon, kendati demikian pekerja seks komersial (PSK) masih menawarkan dirinya di tempat-tempat seperti kos-kosan, dan hotel. Sabtu (3/7/2021) malam

Walaupun PPKM diperlakukan untuk masyarakat, nampaknya pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan dirinya kepada pria hidung belang tidak menghiraukan akan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Saat wartawan bertemu dengan salah satu pekerja seks komersial (PSK) disalah satu kos-kosan yang berada di Kota Cilegon mengatakan, dirinya mengaku tidak menghiraukan akan adanya PPKM yang diberlakukan oleh pemerintah.

“Kita hidup gak ditanggung pemerintah kan, bukan saya gak percaya dengan adanya Covid-19, saya percaya kok. Tapi mau gimana kebutuhan hidup semakin mahal. Biaya makan buat sehari-hari, belum lagi bayar kontrakan. Hidup mah gak usah munafik, kerja yang halal aja banyak yang korupsi kok, jadi hidup mah gak usah munafik. (Sambil menunjuk) Tuh liat aja banyak kan yang cari nafkah disini sambil nunggu tamu (Pria Hidung Belang_red),” ungkapnya DA

Padahal, Islam memandang zina itu dosa yang sangat besar dan diberikan sanksi berat bagi pelakunya. Lalu, mengapa se akan akan pemerintah terlihat abai dan menutup mata? Tempat-tempat prostitusi dibiarkan menjamur, para pelakunya diberikan kebebasan. Berdasarkan asas manfaat, pemerintah membiarkan hal tersebut.

Buah dari sistem demokrasi kapitalisme ini sungguh luar biasa mengancam umat. Kerusakan umat sudah tampak sedemikian nyata, bagaikan berdiri di pinggir jurang neraka. Apakah kita hanya akan diam dan menunggu azab dari Allah? Na’udzubillahi min dzalik. (Aan.SGT)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
2
+1
+1
Baca Juga  H. Badri Suhendi ; Raperda Kepemudaan Sangat Penting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here