Camat Cipanas Sosialisasikan Perbup Cianjur Tentang Larangan Kawin Kontrak

0

KAB. CIANJUR. FOKUSORIANGAN.ID – Setelah Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi menerbitkan ( PERBUP ) Peraturan Bupati dan NBSP Cianjur tentang larangan Kawin Kontrak. Kini pemerintahan kecamatan Cipanas gencar memsosialisasi kan Perbup tentang larangan kawin kontrak yang selama ini marak terjadi di area per villa an yang ada di daerah Kec.Cipanas.

Pihak pemerintah Kecamatan Cipanas melaksanakan sosialisasi ke setiap desa-desa yang ada di wilayah nya, dalam sosialisasi yang pertama di laksanakan di desa Batulawang dan yang terakhir di desa Palasari, Kamis (01/07/21).

Acara sosialisasi di adakan di aula desa Palasari, yang di hadiri Kepala desa, Staf desa, Kasi Trantib, MUI, perwakilan Puskemas, Ketua BPD, serta para Rt dan Rw.

Menurut Camat Cipanas, Latif Ridwan, mengatakan, kita melaksanakan sosialisasi ini menindak lanjuti tentang Perbup tentang larangan kawin kontrak.
Ini sangat bagus ini Perbup ini suatu perjuangan kemanusiaan untuk meningkatkan martabat wanita di Cianjur.” Kami di tugaskan oleh Bupati untuk melaksanakan aksi dan NBSP harus mensosialisasikan nya sampe ke tingkat bawah, mulai dari MUI para Rt, dan Rw, di sini kita pandang bahwa kawin kontrak ini betul betul negatif karena banyak rugi nya bagi wanita yang sudah di kawin kontrak.” Ia juga mengatakan, sebagai camat saya akan menuntaskan sampe habis kawin kontrak yang ada di Kec. Cipanas ini,”katanya.

“Selain sosialisasi tentang Perbup larangan kawin kontrak Pemerintahan Kecamatan pun sekaligus memberikan pembinaan kepada Satgas covid 19 tingkat Desa, yang mana kini covid 19 masih gawat dan masih banyak warga yang terpapar. Kita juga selalu menghimbau kepada warga agar selalu melaksanakan anjuran Pemerintah agar selalu menerapkan 5M dan Satgas Covid juga harus membantu selalu mensosialisasikan kepada warga,”ujarnya.

Baca Juga  Boiler Garment PT HJ Busana Indah Meledak 2 Karyawan Terluka 1 Tewas

Lanjut Latif, karena masalah covid belum beres, kita juga menghimbau untuk sementara kita melarang warga untuk mengadakan kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak,”tandasnya.

Sementara, Abdul Aziz Hamdan, S.Sy.selaku MUI Kec Cipanas, menambahkan, dengan adanya Perbup tentang larangan kawin kontrak, ini sebagai penguatan bahwa kawin kontrak ini mutlak di haramkan oleh agama sampai akhir kiamat, dan fatwa MUI sudah di keluarkan pada Tgl 25 Okt 1997, tentang haram nya kawin kotrak.” Semoga setelah keluar Perbup ini Marwah martabat wanita di Kabupaten Cianjur bisa terjaga, dan untuk para pasilator pasilator yang membawa wanita untuk di jadikan wanita sebagai kawin kontrak, mudah mudahan segera inshaf. Karena orang yang membawa atau menjual wanita di kawin kotrakan sama dengan dia menjual harga diri bangsa,”tandasnya. (M.Faisal)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here