Tak Akomodir Pekerja Dari Lingkungan, Warga Desak Pemkot Cabut Izin PT Hitachi

0

CILEGON, FOKUSPRIANGAN. ID – Sejumlah warga yang tergabung dalam Warnasari Bersatu mendesak kepada pemerintah daerah untuk tidak memperpanjang perizinan PT Hitachi Metal Indonesia, apabila perusahaan tersebut tidak mengakomodir keinginan warga untuk memprioritaskan warga sekitar soal rekrutmen karyawan baru. Rabu (23/6/2021).

Ketua Warnasari Bersatu Yayek mengatakan, terkait perekrtutan di Hitachi sudah berulang kali itu alasannya selau terkait di tes saja.

“Padahal sebenearnya di dalamnya hanya ada monopoli atau kebobrokan di pihak manajemen bawahnya bukan di atasnya betul saya hargai dan hormati. Perusahaan itu peusahaan asing. Akan tetapi yang sudah-sudah yang dapat itu tetap saja itu titipan, artinya disini titipan itu, ketika itu besok di tes, titipan itu malamnya dipanggil dikasihlah soal soal itu, itulah yang sudah berjalan,” ucapnya

Untuk itu, lanjut Yayek, pihaknya menuntut pemerintah untuk tidak memperpanjang perizinan dari PT Hitachi apabila tidak memberikan nilai manfaat terhadap warga sekitar terutama terkait tenaga kerja.

“Kami menginginkan sekarang yang dterima itu di adu tes, kalau memang itu tidak diupayakan oleh manajemen pihak Hitachi, sangat menyayangkan. Kami ingin menuntut kelurahan, kecamatan, baik ketua dewan maupun Walikota untuk tidak memperpanjang izin dari PT Hitachi, karena apa sekarang ini manfaatnya apa dari PT Hitachi untuk masyrakat hususnya tenaga kerja,” terangnya.

Sementara itu, Syaiful warga Warnasari berharap kepada manajemen PT Hitachi memberikan kuota untuk lingkungan sekitar.

“Kami selaku masyarakat warnasari berharap kepada manajemen PT Hitachi adanya kuota untuk lingkungan yang mana lingkungan itu tidak banyak. Terkait dengan hasil tes yang disampaikan kepada kami, bahwa orang-orang yang kita rekomendasi supaya bisa diterima di Hitachi berdasarkan informasi manajemen Hitachi nilainya kurang.

Baca Juga  PPDI Adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Ia menambahkan. Dirinya mengetahui bahwa kualitas anak yang di rekomendasi gak bodoh-bodoh amat. Kami meminta kepada manajemen Hitachi.

“Setidaknya kalaupun memang ada mekanisme tes, kami minta khusus dari lingkungan harus ada kompenasasi karena di lingkungan ini kebetulan yang kita rekomendasi secara ekonomi ini minim, makanya kami memohon dengan tegas ini di akomodir. Kita meminta atas nama masyarakat,” imbuhnya. (Aan.SGT)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here