KMRT Gelar Aksi Turun Kejalan Tolak Segala Upaya Pelemahan KPK

0

KAB.TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Koalisi Mahasiswa Rakyat Tasikmalaya (KMRT) Kabupaten Tasikmalaya Gelar aksi unjukrasa turun kejalan di dua titik pusat Kabupaten yaitu tugu Lam Alif depan kantor Pemerintah Daerah kabupaten Tasikmalaya serta Alun alun Singaparna, hal tersebut sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap segala bentuk upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (10/7/2021).

Ditemui disela sela aksi Presiden KMRT Arif Rahman Hakim menyampaikan hari ini kami KMRT, menggelar aksi turun ke Jalan dalam rangka menolak segala upaya pelemahan KPK, karena Kami KMRT terus fokus mengawal Gerakan Anti Korupsi, untuk itu dalam aksi ini salah satunya kami untuk mendukung 75 Pegawai KPK yang saat ini telah di non aktifkan, karena kami memandang bahwasannya tahun 2019 KMRT konsisten memprotes RUU KPK yang hari ini telah di sahkan oleh Pemerintah, nah efek dari RUU KPK itu salah satunya ini merubah sub atau status pegawai KPK menjadi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan hari ini terjadi ketika pimpinan KPK mengadakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang mana itu sebagai seleksi untuk merubah status pegawai KPK tersebut menjadi ASN,” ungkapnya.

Lanjut Arif akan tetapi kami memandang TWK tersebut tidak efektif untuk dijadikan dasar dalam merubah status pegawai kpk menjadi ASN, apalagi ke 75 orang yang dinon aktifkan ini adalah orang orang yang sudah terbukti kinerjanya bagus, integritasnya bagus dan juga salah satunya yang sedang menangani Kasus kasus besar seperti Bansos dan yang lainnya,untuk itu hari ini kami mendukung ke 75 pegawai yang telah dinon aktifkan dan menuntut kepada presiden jokowi untuk mencabut atau bersikap untuk membatalkan TWK tersebut karena tidak sesuai dengan peraturan pemerintah,”paparnya.

Baca Juga  Desa Batulawang Salurkan BLT DD Untuk 23 KPM

Masih kata Arif untuk itu kami koalisi Masarakat Rakyat Tasikmalaya menyatakan sikap :
1.Meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan Tes Wawasan Kebangsaan yang menjadi dasar dinon aktifnya 75 pegawai KPK
2.Meminta kepada Ketua KPK untuk menjalankan kewajibannya Bahwa KPK bertanggungjawab kepada publik atas pelaksanaan tugasnya dan membuka akses informasi atas hasil assesmen yang dijadikan penilaian dan kebijakan untuk menyingkirkan pegawai KPK.
3.Mengajak Kepada masyarakat di kabupaten tasikmalaya untuk terus mengawal dan menguatkan KPK dengan cara menjaga independensi dan juga pengaruh pengaruh eksternal yang bertujuan melemahkan KPK.

Meskipun ini isunya nasional tetapi kami mengajak kepada masarakat yang ada di daerah daerah khususnya kabupaten Tasikmalaya untuk lebih peduli terhadap lembaga KPK, karena KPK ini salah satu lembaga yang kita harapkan untuk memberantas koruptor koruptor yang ada di Indonesia, Karena KPK hari ini benar benar di habisi, 2019 KPK di lemahkan dengan peraturan perundang undangan dan hari ini KPK dilemahkan secara struktural, menghabisi aparatur aparatur KPK yang berintegritas “pungkasnya.(Iwan/Wawan)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
5
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here