Aparat SatNarkoba Polres Sukabumi Cokok Bandar Narkoba Jenis Ganja Dengan BB Ganja Kering Seberat 1,2 Kg

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Bandar narkoba jenis ganja berinisial D (42),1 diringkus aparat Satuan Narkoba Polres Sukabumi di rumahnya di Kampung Cikopak, Desa Kalaparea Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, Selasa (8/6/21) sekitar pukul 06.30 Wib.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 1,2 kg ganja kering siap edar. Tersangka sudah lama menjadi target polisi. “Tersangka dikenal licin dan sudah lama menjadi target buruan. Berbekal informasi yang kami terima akhirnya tim berhasil menangkap pria berinisial D (42) di rumah Nomor 29, RT 02/09, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak,” kata Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Kusmawan, kepada wartawan, Kamis (10/6/21).

Menurutnya, dari hasil penyelidikan tersangka ditangkap pada Selasa (8/6) sekitar pukul 06.30 WIB. Awalnya tersangka tidak mengaku memiliki ganja kering tersebut, namun setelah dilakukan penggeledahan ditemukan ganja kering seberat 1,2 kg lebih yang sudah dikemasnya menjadi beberapa paket.
Adapun barang bukti yang disita sebanyak 34 paket ganja siap edar seberat kurang lebih 1,146 kg, kemudian petugas pun menemukan ganja yang dikemas dengan plastik seberat 14,1 gram. Dari hasil penyidikan, tersangka sudah satu tahun mengedarkan ganja, namun bukan merupakan seorang residivis.

Kusmawan mengatakan, modus yang dilakukan D untuk mengedarkan ganja tersebut agar bisa sampai ke tangan konsumennya, dengan cara ditempel di suatu tempat dan setelah uang ditransfer pemesan baru diberi tahu lokasi tempat penyimpanan barang terlarang itu. “Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap siapa yang menyuplai ganja tersebut kepada tersangka. D pun mengaku mengedarkan barang haramnya itu ke sejumlah lokasi di Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Kusmawan mengatakan tersangka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba biasanya memiliki jaringan, sehingga dalam pengungkapan kasus tidak hanya sampai kepada satu tersangka, tetapi terus dikembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya mulai dari kurir, pemasok hingga bandar besarnya.
Menurutnya, pada sisi lain, dari hasil pengamatan lokasi di wilayah tersangka ditangkap, banyak ditemukan tempat-tempat penyimpanan narkoba yang tidak menutup kemungkinan di daerah itu banyak peminat, sehingga menjadikan lokasi tersebut tempat untuk mengedarkan. “Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111 (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara antara sekitar 10 sampai 15 tahun,” tandasnya. ( Rusdi )

Baca Juga  Warga Kampung Bojongtugu Temukan Bayi Perempuan di Mimbar Mesjid
Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here