Padahal Sudah Bayar, Aparatur Kelurahan Mengeluh Jaringan Wifi Masih Offline

0

CILEGON, FOKUSPRIANGAN.ID – Banyaknya jaringan Wifi yang offline, dikeluhkan oleh aparatur Kelurahan. Alasannya, warga banyak yang mengadu dan merasa terganggu. Rabu (9/6/2021)

Sekretaris Kelurahan (Seklur) Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon Hilman Setiazi, mengatakan, setidaknya ada 2-3 orang yang mengadu tiap hari.

“Mereka rata-rata mengadukan jaringan wifi yang offline. Padahal mereka sangat butuh, terutama pelajar dan pelaku UMKM, ” katanya

Dia mengatakan, untuk pelajar, karena saat ini masih belajar Daring. Sementara pelaku UMKM, butuh koneksi internet untuk mempromosikan barang jualannya. Kondisi jaringan wifi yang offline ini sudah hampir 1 bulan.

“Jaringan internet yang offline ini sudah sebulan. Ini menjadi penilaian bagi kami di Kelurahan. Karena anggaran untuk pembayaran Wifi di 10 titik, mengambil alokasi dana dari DPW Kel. Kami yang punya beban moril terhadap masyarakat, ” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah membayar jaringan internet tersebut. Untuk harga per titik mencapai Rp. 950 ribu dengan kecepatan 100 mbps. Namun, sat ini kondisinya jaringan wifi tersebut masih offline. Hal ini, kata dia sangat kontras sekali dengan visi dan misi Wali Kota yang baru Helldy Agustian.

“Kami telah melakukan pembayaran dari Mei, sudah dua minggu dan jaringan wifi masih offline aja. Tentu saja ini sangat bertolak belakang. Karena Wali Kota tidak sesuai. Dengan visi dan misinya Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat, masa jaringan internet saja harus offline lama, “tuturnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Seklur Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang Nurul, ketika di konfirmasi mengatakan, dirinya menunggu tagihan dari Telkom yang belum diserahkan.

” Kami sudah menganggarkan untuk pembayaran, namun tagihan dari Telkom belum keluar. Oleh karena itu, secara otomatis, maka ada beberapa jaringan internet yang offline. Ini orang Telkom nya kurang pro aktif, ” kata Nurul.

Baca Juga  Mayat Laki Laki Ditemukan Tergeletak Dibangku Toko di Terminal Cikurubuk

Sementara itu pegawai Telkom Cilegon bagian lingkungan dan jaringan Tiwi ketika di konfirmasi mengatakan, dirinya meminta maaf karena tengah melakukan isolasi mandiri.

“Untuk kendala kami selalu sampaikan ke management. Tapi perlu diketahui, untuk layanan internet ini seharusnya mekanismenya di harapkan tidak terjadi telat membayar. Karena semuanya by sistem, jika terlambat pasti akan terjadi trouble, ” ucapnya.

Ia menambahkan pihaknya juga mencatat ada beberapa Kelurahan yang selama ini telat membayar. Maka secara otomatis akan mengalami masalah.

“Bapak bisa tanyakan sendiri di pihak kelurahan, apakah mereka melakukan tepat waktu pembyaran dr awal tahun, ?, ” ungkapnya melalui pesan whatsap. (Aan.SGT)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here