Dijanjikan Nikah Seorang Pria Nekat Menyetubuhi Sang Pacar Hingga Hamil

0

KAB. TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Seorang pria berinisial (LF) asal Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, nekad menggauli anak dibawah umur yang masih duduk di bangku sekolah sampai hamil dan melahirkan dari hubungan terlarang tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno, mengungkapkan, Korban yang masih duduk di bangku sekolah serta masih di bawah umur saat melaporkan korban sudah hamil besar dan saat ini korban sudah melahirkan.

“Pelaku (LF) sudah kami amankan. Dan kita sudah dalami serta meminta keterangan korban dan saksi-saksi, kami sudah tetapkan terlapor LP menjadi tersangka,” Ungkap AKP Hario.

Alasan pelaku (LF) menyetubuhi korban lantaran Cintanya tidak di restui orang tua korban. Kemudian pelaku menjanjikan korban, dengan harapan setelah hamil bisa menikah dengan si korban.

“Saya pacaran dua pekan pak. Ibunya gak setuju hubungan kami. Gak ada paksaan kok pak. Dan kami melakuakan baru sekali itu pun kami lakukan di villa atau saung kosong tepatnya di perkebunan teh di Kecamatan Bojonggambir,” Ucapnya pelaku (LF).

Sementara itu, Kanit PPA satreskrim Porles Tasikmalaya, Aipda Josner menjelaskan, kronologis tindak pidana persetubuhan yang dilakukan pelaku (LF) terjadi sekitar bulan September tahun 2020 sekira pukul 13.00 siang di sebuah Villa atau saung di perkebunan teh di Kecamatan Bojonggambir.

“Modus tersangka dengan cara terlebih dahulu membujuk rayu karena sedang berpacaran dan menjanjikan menikahi korban jika sampai hamil. Barang bukti yang diamankan adalah satu lembar hasil visum korban, satu lembar ijazah korban, satu lembar surat Kartu Keluarga (KK) korban dan pakaian korban,” Jelas Aipda Josner.

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bordir di Bandung, mengakui hubungannya tidak direstui keluarga korban. Dan akhirnya nekat menyetubuhi pacarnya tersebut sampai hamil dan melahirkan.

Baca Juga  Rencana Pembangunan Mesjid Besar Kecamatan Gunungtanjung Sempat Mangkrak, Siap Dilanjut

Atas tindakan pidana pencabulan anak dibawah umur, pelaku terancam Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun. (Red)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1
1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here