BPN Kab.Tasikmalaya Serahkan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Pada Warga Desa Cileuleus

0

KAB TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan 50 sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Desa Cileuleus Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, bertempat di gedung Serbaguna Desa Cileuleus, Rabu ( 9/6/2021).

Dalam penyerahan tersebut turut disaksikan, Babinsa Desa Cileuleus dari Koramil 1207/ Cisayong Serda Legiman, Ketua panitia PTSL Desa Cileuleus, Perwakilan dari BPN Kabupaten Tasikmalaya yang juga ketua Tim III Soni Sanjaya, dan warga Desa Cileuleus yang mengikuti program PTSL.

Soni Achmad Sanjaya Ketua Tim 3 PTSL kepada fokuspriangan, usai penyerahan sertifikat mengatakan, kuota yang diberikan untuk Desa Cileuleus mencapai 3.000 bidang tanah. Itu untuk pengukuran dan yang harus jadi sertifikat. Dengan demikian, diharapkan semua bidang tanah yang telah ditargetkan itu dapat bersertifikat.

“Pada tahun anggaran 2021 ini, sudah mulai pendataan. Namun ada juga instruksi dari Kepala Kantor Wilayah, bahwa pendataan harus selesai per 30 Agustus. Jadi setelah pendataan selesai di lapangan, maka kita kerjakan dan garap di kantor,” ujarnya.

Lanjut , Soni untuk tahapan mendapatkan sertifikat PTSL, dimulai dari perencanaan, penetapan lokasi dari kepala kantor, lalu mengadakan sosialisasi atau penyuluhan. Biasanya penyuluhan ke aparat desa atau per kepala wilayah. Jika ada waktu, maka dilakukan penyuluhan juga kepada masyarakat.

Masyarakat diwajibkan untuk mematok tanah, batas tanah. Hal itu dilakukan, agar saat pengukuran itu petugas ukur sudah bisa melakukan pengukuran. Pada saat pengukura juga, masyarakat yang berbatasan diminta untuk hadir agar tidak menimbulkan sengketa.

“Setelah ada pengukuran dan pendataan yuridis, kita olah di kantor. Ada sidang panitia, yaitu ada dari kantor pertanahan dan dari desa. Setelah itu, kita terbitkan sertifikat,” ucapnya.

Baca Juga  Dapat Kucuran DAK SMPN 14 Kota Cirebon Rehab Ruang Kelas Dan Wc

Soni menambahkan, untuk petugas ukur terdapat beberapa tim. Khusus untuk daerah Cileuleus, hanya sekitar 5 orang. Semua sudah selesai, malahan lebih dari target dan yang diukur itu sekitar 3.700 bidang tanah. Sedangkan yang daftar belum mencapai target, baru mencapai 1.052 orang.

“Saya harap kepada masyarakat yang belum mendaftarkan seftifikat itu segera didaftarkan. Kalo untuk daftar, di desa ada satgas dan panitia desa. Itu bisa langsung di basecamp yang ada di sekitaran desa,” kata dia berharap.

Untuk ke BPN sebetulnya tidak ada biaya. Namun ada yang disebut pra PTSL dan PTSL. Jika pra PTSL warga harus menyiapkan foto copy KK, KTP, ataupun foto copy SPPT, dan menyiapkan patok serta materai.

“Untuk biaya seperti itu diserahkan ke panitia desa. Kami tidak ikut masalah itu, karena ada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri. Kalo untuk pengolahan data itu gratis,” imbuhnya.

Ditempat yang sama salah satu warga penerima sertifikat PTSL, Ace Saepuloh mengucapkan banyak terima kasih kepada BPN, aparatur perangkat Desa dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang telah membantu berjalannya program PTSL ini.

“Setahu saya, pengurusan sertifikat merupakan hal yang rumit dan memakan biaya cukup lumayan besar. Namun ternyata melalui program ini masyarakat sangat terbantu, pengurusannya cukup mudah,” kata Ace menambahkan. (Anton)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here