Berjuang Selama 5 Tahun Masyarakat 5 Dasar Kampung Provinsi Papua Berhasil Eksekusi Scraps

0

CILEGON, FOKUSPRIANGAN. ID – Setelah berjuang selama enam tahun, masyarakat 5 Dasar Kampung Provinsi Papua berhasil mengeksekusi hibah besi eks PT Freeport Indonesia di Pelabuhan Ciwandan – Banten. Rabu (9/6/2021).

Proses Eksekusi tersebut didahului dengan pembacaan berita acara pelaksanaan eksekusi oleh juru sita Pengadilan Negri Serang, yang didampingi Panitera Muda Banten. Beserta Principal atau pemilik besi yakni perwwkilan Masyarakat 5 Dasar Kampung Timika dan dibantu oleh Tim pengamanan dari Polres Cilegon, Denpomal Banten, Denpomad Cilegon, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Banten.

“Pada hari ini, Rabu tanggal 9 Juni 2021 telah dilaksanakan eksekusi oleh Pengadilan Negeri/hubungan industrial/ tindak pidana korupsi Serang Kelas 1A atau Pengadilan Negeri Serang atas obyek eksekusi berupa besi scraps eks. PT Freeport Indonesia, di jalan raya Pelabuhan No. 1 dalam kawasan Pelabuhan Ciwandan Kelurahan Kepuh Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon,” Ucapnya Yusrizal Panitera.

Ditempat yang sama kuasa hukum pemohon eksekusi, H. Gimono Ias menjelaskan bahwa pelaksanaan eksekusi hari ini sebagai realisasi dari permintaan Pengadilan Negeri Cibinong Kelas 1A Jawa Barat kepada Pengadilan Negeri Serang untuk melaksanakan eksekusi atas putusan perkara perdata nomor: 31/ Pdt. G/ 2017/ PN. Cbi. Tanggal 19 Oktober 2017 jo. Penetapan nomor: 17/Pen.Pdt/Eks/2018/PN.Cbi. jo. Nomor: 31/Pdt.G/2017/PN.Cbi. tanggal 23 Februari 2021.

“Bahwa dalam putusan Pengadilan Negeri Cibinong Kelas 1A tersebut, bahwa sebanyak puluhan ribu ton besi scraps eks PT Freeport Indonesia manivest tahun 2024 sampai 2009 adalah sah milik principal dalam hal ini masyarakat 5 Daskam, Timika, Mimika dan Papua,” Jelasnya Gimono Ias.

Eksekusi tersebut merupakan berkah dan suatu hal yang sangat diharapkan oleh ribuan masyarakat 5 Daskam Suku Kamoro, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang berdasarkan Momerandum Of Understanding (MOU) perwakilan masyarakat Amungme dan Kamoro Papua menandatangani kesepakatan di New Orleance, Amerika Serikat tanggal 13 Juli 2000.

Baca Juga  PWI Kota Sukabumi Peringati HPN 2021 Dengan Sederhana Dihadiri Oleh Walikota Sukabumi

Bahwa PT Freeport Indonesia yang sebagai tambang emas terbesar di dunia yang lokasinya di atas tanah ulayat masyarakat Amungme dan 5 Daskam Kamoro diberikan dana pemerdayaan masyarakat dan pemeliharaan lingkungan hidup yang kemudian dalam proses berikutnya adanya recognisi pembangunan fasilitas rumah, kesehatan, sekolahan, dan termasuk hibah besi scraps.

Menurut H. Gimono apabila seluruh besi scraps manivest 2004 – 2009 berjumlah puluhan ribu ton tersebut telah di eksekusi, maka ini merupakan anugrah besar bagi 2700 kepala keluarga masyarakat 5 Daskam Kamoro, Timika, Mimika, Papua.

“Namun atas hibah besi tersebut masyarakat 5 Daskam sejak awal sampai hari ini sama sekali belum pernah menikmati hibah besi Freeport, bahkan sejak tahun 2011 besi hibah eks PT Freeport Indonesia tersebut telah di jual oleh seorang oknum di Papua Bernama Yoseph Iri Kaburubun (Alm) kepada pembeli bernama Muhammad Marwan (Alm) berdasarkan akte notaris no 12 tahun 2011 yang dibuat di hadapan (Almh) Erma Subasir notaris di Semarang Jawa Tengah tanggal 25 November 2011,” Pungkasnya. (Aan.SGT)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here