Plt Wali Kota Tasikmalaya : Terobosan Inovasi SMAN 10, Bisa Menjadi Contoh Bagi Sekolah Lainnya Dalam Melakukan Inovasinya

0

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – SMAN 10 yang berada di Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi dengan menganbil tema ” Penyampaian Aspirasi Dalam Rangka Penguatan Program Pengembangan SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya Menuju Sekolah Wisata (Religi, Budaya dan Akademik) menggelar kegiatan Open Source Aspirasi, Minggu (30/05/2021).

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H Oleh Soleh, Plt Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf, KCD XII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Budiaman Sanusi, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya H Wahid, H Enjang Bilawini dan Junaedi Sakan, Camat Mangkubumi H Dahlan Arifin, Kapolsek Mangkubumi IPTU Endang Wijaya,S.Sos, Danramil 1203/Kawalu yang diwakili Babinsa Kelurahan Karikil, Sekretaris Kelurahan Karikil,Ketua MUI Kecamatan Mangkubumi Ade Rukma S.Q serta tamu undangan lainnya.

Pelaksana Tugas Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf mengatakan kehadiran Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat pak H Oleh Soleh ke kegiatan yang diadakan SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya, atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya mengapresiasi. Karena memang SMA ini kan menjadi wewenang pihak Provinsi yang memang harus betul-betul memanfaatkan keberadaan sekolah yang ada di Kota Tasikmalaya.

Kami hanya mensupport keberadaannya, apalagi dalam persoalan pembangunan, kami akan mendukung apa yang diharapkan. Kemudian dari aspirasi pak H Oleh kepada SMA ini sangat dinantikan. Karena sekarang kan tidak ada yang namanya sekolah unggulan, tetapi ketika ada terobosan inovasi dari SMAN 10 yang cukup bagus, ini kan bisa menjadi contoh untuk sekolah-sekolah yang lain dalam melakukan inovasinya.

Perkembangan zaman yang begitu pesat dan dinamis menuntut kita untuk selalu melakukan inovasi di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan dan kebudayaan dengan tetap dilandasi oleh keimanan agar kemajuan zaman tidak membawa kita dalam pengaruh modernisasi yang negatif.

Baca Juga  Dinsos PMDP3A Kab.Tasikmalaya Terima Kunjungan Tim Monev Program Sekoper Cinta Provinsi Jawa Barat

Inovasi dalam bidang-bidang tersebut tidak mungkin dapat terlaksana apabila hanya dilakukan oleh Pemerintah tanpa adanya dukungan dari berbagai fihak sektor swasta, pendidikan, budaya, pariwisata dan sektor lainnya merupakan faktor pendukung yang dapat menjadi penopang Pemerintah dalam melakukan inovasi.

Inovasi pembauran antara seni dan budaya ini ada di Kepala SMAN 10, Pak Yonandi. Beliau sangat cerdas dan tanpa henti dan tanpa kenal lelah yang datang kemana-mana ingin membangun sekolah ini menjadi sekolah terbaik di Kota Tasikmalaya terutama untuk warga Kecamatan Mangkubumi,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Kepala SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya Dr H Yonandi,S.SI.,MT menjelaskan kegiatan ini merupakan moment yang luar biasa. Silaturahim membawa berkah.

“Open Source Aspirasi SMAN 10 Kota Tasikmalaya kepada beberapa pihak diantaranya para pemegang kebijakan. Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Bapak H Oleh Soleh,SH. dan Plt Walikota Tasikmalaya Bapak Drs H Muhammad Yusuf.Yang pada kesempatan ini kami menyampaikan beberapa harapan guna kemajuan sekolah ini, saya juga berpesan kepada beliau mohon juga nanti disampaikan ada SMAN 10 dihadirkan untuk Bapak Gubernur Jawa Barat. Selain itu kami pun menyampaikan ke Bapak Plt Walikota Tasikmalaya permohonan yang lainnya,” katanya

Karena kami pun meyakini, harapan kami ini dapat terwujud bila ada jalinan silaturahim dengan berbagai pihak. Harapan kami sekolah ini menjadi sekolah yang betul-betul menjadi sekolah wisata, sekolah yang luar biasa dan memiliki pemandangan yang menarik.

SMAN 10 ini benar-benar sekolah yang gratis, sekolah yang menjamin soleh tahfidz minimal 1 juz tapi harapan sih 30 juz dan kita pun fokus ke 3 bahasa asing.Arab, Inggris dan Jepang, tambahnya.

Dimana nantinya sekolah ini akan melakukan pembiasaan. Yang mana baik itu Guru, Satpam, TU, seluruh warga SMAN 10 semuanya harus berbahasa asing. Programnya nanti akan ada English day, Japanese day dan Arabic day, dan semua tempat akan berlabel. Misalkan English zone, Arabic zone, dan Japanese zone. Ada pembagian zonasi

Baca Juga  Nina Pamela Sari, M.Kep : Giat Baksos Oleh Hima D3 Keperawatan Fikes Umtas Dapat Meningkatkan Kepedulian Sesama

“Untuk akomodasi transportasi bagi siswa, kami pun merencanakan akan melakukan terobosan dengan memohon ke Pemerintah Pusat ke Kementerian Perhubungan dan sudah menghubungi anggota Dewan yang ada di pusat meminta bus sekolah. Untuk teknisnya akan diatur nanti,’ tandasnya. (H Amir)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
2
+1
1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here